Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin
TANJUNG REDEB – Pengembangan sektor pariwisata dan potensi ekonomi lainnya di Kabupaten Berau membutuhkan dukungan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjajaki dukungan pemerintah pusat dalam memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat.
Langkah ini dibahas Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat bertemu Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta. Pertemuan tersebut turut dihadiri Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sri Juniarsih menilai peningkatan keterampilan menjadi salah satu kebutuhan penting agar masyarakat Berau tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya berbagai sektor ekonomi daerah.
Tenaga kerja lokal perlu dipersiapkan supaya mampu mengambil peluang pekerjaan yang tersedia, sekaligus memiliki bekal untuk membangun usaha sendiri.
Menurutnya, Berau memiliki peluang ekonomi yang tidak terbatas pada sektor pertambangan. Potensi pariwisata yang tersebar di berbagai kecamatan juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila didukung tenaga kerja yang terampil dan profesional.
“Yang kita dorong adalah bagaimana masyarakat Berau memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga peluang yang ada bisa dimanfaatkan oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Ia berharap dukungan Kementerian Ketenagakerjaan dapat diterjemahkan ke dalam program pelatihan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Dengan begitu, peningkatan kompetensi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut pada terbukanya kesempatan kerja maupun tumbuhnya wirausaha baru.
Bagi Pemkab Berau, penguatan keterampilan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pembangunan ekonomi agar dapat dirasakan lebih banyak warga, terutama kelompok usia produktif yang sedang mencari pekerjaan.
Sri Juniarsih pun menyambut positif respons pemerintah pusat terhadap upaya pengembangan sumber daya manusia di daerahnya. Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat Berau untuk memperoleh keterampilan praktis yang dibutuhkan pasar kerja.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan kesiapan kementeriannya mendukung pengembangan keterampilan kerja di Berau. Menurutnya, potensi daerah perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Saya mendengar banyak potensi dimiliki Berau. Potensi tersebut perlu dioptimalkan agar manfaatnya bisa dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” katanya.
Yassierli menegaskan, pengembangan keterampilan praktis atau skill siap kerja menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat ditindaklanjuti. Kompetensi yang sesuai kebutuhan lapangan diharapkan membantu masyarakat meningkatkan daya saing, baik ketika melamar pekerjaan maupun saat merintis usaha mandiri.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal sekaligus menunjang pengembangan berbagai sektor unggulan di Kabupaten Berau. Dengan keterampilan yang relevan, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk terlibat langsung dalam pertumbuhan ekonomi daerah. (Adv)



