Disdikpora PPU Petakan Mebeler Sekolah yang Mengalami Kerusakan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SDN 020 Sepaku di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
SDN 020 Sepaku di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikpora PPU Petakan Mebeler Sekolah yang Mengalami Kerusakan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SDN 020 Sepaku di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
SDN 020 Sepaku di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikpora PPU Petakan Mebeler Sekolah yang Mengalami Kerusakan 

SDN 020 Sepaku di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin

PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan pemetaan kebutuhan mebeler satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah mengatakan pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi kekurangan mebeler atau meja dan kursi belajar di setiap sekolah. 

Selain itu, juga mengidentifikasi meja dan kursi belajar yang mengalami kerusakan serta telah berusia 10 tahun. Sebab, masih banyak mebeler yang telah berusia 10 tahun yang digunakan sekolah. 

“Kami sedang melakukan pemetaan kekurangan dan kerusakan mebeler serta mebeler yang berusia 10 tahun,” kata Ricci, Rabu (14/10/2026). 

Ia menyatakan hasil pemetaan kebutuhan mebeler di satuan pendidikan SD dan SMP menjadi dasar utama dalam pengajuan anggaran pengadaan mebeler ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) maupun pemerintah pusat. 

“Kami melakukan pemetaan supaya dapat diketahui jumlah kekurangan mebeler secara detail di setiap sekolah,” ujarnya. 

Ricci mengungkapkan, untuk memenuhi kekurangan mebeler serta peremajaan mebeler yang berusia 10 tahun membutuhkan anggaran puluhan miliar rupiah. 

Di tengah keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah, Disdikpora PPU akan memenuhi kekurangan mebeler secara bertahap. 

“Mudah-mudahan dana transfer daerah dari pemerintah pusat kembali normal supaya kami di daerah bisa mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan mebeler sekolah,” pungkasnya.