Paser Drummer Community Buat Paser Beat Society, Ratusan Orang Menikmati Lantunan Drum

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Paser Beat Society yang diselenggarakan Paser Drummer Community. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Paser Beat Society yang diselenggarakan Paser Drummer Community. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paser Drummer Community Buat Paser Beat Society, Ratusan Orang Menikmati Lantunan Drum

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Paser Beat Society yang diselenggarakan Paser Drummer Community. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Paser Beat Society yang diselenggarakan Paser Drummer Community. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paser Drummer Community Buat Paser Beat Society, Ratusan Orang Menikmati Lantunan Drum

Paser Beat Society yang diselenggarakan Paser Drummer Community. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Buniyamin 

TANA PASER - Ratusan warga hadir di Bloom Cafe, Jalan D.I Panjaitan, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser untuk menikmati irama alat musik drum yang dimainkan sejumlah musisi yang tergabung dalam Paser Drummer Community (PDC), pada Rabu (14/10/2026).

Acara itu disebut sebagai Paser Beat Society. Perdana dilaksanakan dan tercipta dari semangat para aktivis drummer yang kembali terpicu setelah mati suri beberapa tahun akibat Pandemi Covid 19.

“PDC terbentuk 2018 lalu, vakum sejak Pandemi Covid 19. Satu bulan lalu, nggak sengaja kami berkumpul di sebuah cafe. Saat itulah muncul keinginan untuk menghidupkan kembali PDC,” kata Ketua PDC, Adiannoor atau yang akrab disapa Minu ini.

Sejak pertemuan itu, mereka melakukan penyusunan struktur inti baru PDC. Kemudian, tercetuslah Paser Beat Society sebagai agenda pertama yang dilaksanakan kepengurusan PDC saat ini.

“Paser Beat Society ini sebagai wadah silaturahmi para pecinta Drummer di Paser. Baik itu pemain drum, penikmat drum, maupun pembuat drum,” tutur Minu.

Disebutkan, penyelenggaraan Paser Beat Society dilakukan secara mandiri. Melalui sistem swadaya dari para katalisator PDC, tanpa melibatkan pihak pemerintah maupun pihak komersial lainnya.

Paser Beat Society pertama ini, mendapatkan dukungan penuh dari Owner Dimensi Prostage, Rama Suryanata Wijaya, yang juga sebagai Wakil Ketua PDC.

Rama Suryanata Wijaya yang juga sebagai Owner Bloom Cafe tersebut, secara sukarela menyediakan panggung di Bloom Cafe, sound system, dan lighting sehingga pelaksanaannya bisa berjalan optimal dan para Drummer bisa tampil apik.

Minu juga menyebut Paser Beat Society sebagai program unggulan PDC. Kedepan, direncanakan akan kembali dilaksanakan dengan lebih meriah, lebih besar, sehingga mampu menjadi daya tarik khalayak luas.

“Kami ingin menyediakan wadah bagi para musisi di Paser. Kami harap dari gebrakan ini lahir musisi muda yang lebih kompeten dan lebih baik,” ucap Minu mengakhiri.