Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Hingga pertengahan Oktober, persiapan secara konseptual diperkirakan telah melampaui 80 persen. Meski demikian, sejumlah aspek teknis masih perlu disesuaikan, terutama terkait penentuan lokasi kegiatan dan penataan fasilitas pendukung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat terpenuhi sebelum pelaksanaan.
Ini disampaikannya seusai mengikuti rapat koordinasi persiapan MTQH ke-46 Kaltim di Kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Jalan Jelawat, Tenggarong, Kamis (15/10/2026).
“Kalau persiapan secara konsepsional, saya kira sudah di atas 80 persen,” ujarnya.
Sunggono menyebut beberapa rencana yang telah disusun masih memungkinkan mengalami perubahan. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta potensi kendala yang dapat memengaruhi kelancaran kegiatan.
Salah satu yang menjadi pembahasan ialah lokasi bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Awalnya, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di samping Kantor Bupati Kukar.
Namun, panitia kini mempertimbangkan Arbizz Space sebagai alternatif lokasi karena tersedia ruang yang dapat dimanfaatkan untuk menampung pelaku UMKM.
Selain bazar, panitia juga mengevaluasi rencana penggunaan gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai lokasi perlombaan.
Gedung tersebut berpotensi digunakan untuk kegiatan lain pada Desember sehingga diperlukan kajian ulang terhadap ketersediaan tempat.
“Jadi hari ini menyamakan persepsi, mencari informasi dan menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada, sehingga nanti pada saatnya kegiatan itu betul-betul bisa berjalan sesuai harapan kita semua,” jelasnya.
Menurut Sunggono, koordinasi antarpanitia diperlukan agar setiap perubahan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan begitu, tidak ada persoalan teknis yang menghambat pelaksanaan ketika seluruh rangkaian MTQH dimulai.
Setelah tahapan evaluasi dan pematangan teknis selesai, Pemkab Kukar akan mempresentasikan perkembangan kesiapan penyelenggaraan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim.
Laporan resmi juga akan disampaikan kepada Bupati Kukar sebagai bagian dari evaluasi internal pemerintah daerah.
Di samping menyiapkan lokasi perlombaan, panitia masih melakukan pendataan peserta yang akan mengikuti ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Pemkab Kukar direncanakan berpartisipasi pada seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Namun, jumlah pasti kontingen masih dalam proses pematangan seiring penyelesaian tahapan penentuan peserta.
Berdasarkan estimasi sementara, jumlah orang yang diperkirakan terlibat dalam kegiatan MTQH ke-46 Kaltim mendekati 1.200 orang.
Kebutuhan akomodasi untuk peserta dan pihak yang terlibat juga menjadi perhatian panitia. Pendataan telah dilakukan terhadap sejumlah pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga guesthouse di Tenggarong dan kawasan sekitarnya.
Dengan berbagai persiapan yang terus berjalan, Pemkab Kukar berupaya memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat diselesaikan tepat waktu.
Evaluasi secara berkala diharapkan mampu meminimalkan kendala sekaligus mendukung kelancaran MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim pada Desember mendatang. (Adv)



