Banner ADV

Speed Sadewa Bakal Masuk Maratua

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Seputar fakta)
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Seputar fakta)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Speed Sadewa Bakal Masuk Maratua

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Seputar fakta)
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Seputar fakta)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Speed Sadewa Bakal Masuk Maratua

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Seputar fakta)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin

TANJUNG REDEB – Rencana beroperasinya Speed Sadewa di Maratua menjadi momentum bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau untuk mengevaluasi pelayanan transportasi laut, terutama di kawasan yang menjadi jalur penting menuju destinasi wisata unggulan.

Kehadiran operator baru dinilai bukan sekadar menambah pilihan transportasi bagi masyarakat dan wisatawan. 

Persaingan tersebut juga menjadi tantangan bagi pengelola layanan yang sudah beroperasi untuk meningkatkan kualitas armada, fasilitas pendukung, hingga kenyamanan penumpang.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, menegaskan pemerintah tidak bisa membatasi pelaku usaha yang ingin masuk ke sektor transportasi. 

Sebaliknya, persaingan harus dihadapi dengan memperbaiki kekurangan yang selama ini masih dirasakan pengguna jasa.

Menurutnya, pelayanan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memberikan kesan positif kepada wisatawan yang berkunjung ke Berau.

“Persaingan harus disikapi dengan berbenah. Kami tidak bisa menghalangi orang yang ingin berusaha,” ujarnya.

Rusnan mengakui, peningkatan pelayanan transportasi laut masih membutuhkan perhatian, termasuk pembenahan fasilitas dermaga. 

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Dermaga Sanggam yang dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu menunjang kebutuhan pengguna jasa secara lebih optimal.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan aset dan armada yang dikelola. 

Dengan fasilitas yang memadai dan pelayanan yang semakin baik, transportasi laut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar perjalanan wisatawan menuju kawasan kepulauan Berau.

Tak hanya infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian Dishub. Pembinaan terhadap motoris secara rutin dilakukan dengan menitikberatkan pada keselamatan pelayaran, kondisi armada, serta kepatuhan terhadap ketentuan operasional.

Langkah ini penting mengingat transportasi laut menjadi salah satu penunjang utama aktivitas masyarakat dan perjalanan wisata ke wilayah pesisir serta kepulauan.

Keselamatan penumpang harus tetap menjadi prioritas di tengah upaya meningkatkan kualitas layanan.

Rusnan berharap rencana masuknya operator baru dapat mendorong seluruh pihak terkait untuk meningkatkan standar pelayanan, bukan justru memicu persaingan yang mengabaikan kepentingan pengguna jasa.

“Yang utama adalah bagaimana masyarakat dan wisatawan mendapatkan pelayanan maksimal. Keluhan harus menjadi bahan evaluasi agar pariwisata Berau semakin berkembang,” pungkasnya. (Adv)