Banner ADV

Ribuan RT di Kukar Berpotensi Dapat Internet Gratis, Ini Rencana Pengadaannya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DMPD Kukar, Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala DMPD Kukar, Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Ribuan RT di Kukar Berpotensi Dapat Internet Gratis, Ini Rencana Pengadaannya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DMPD Kukar, Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala DMPD Kukar, Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Ribuan RT di Kukar Berpotensi Dapat Internet Gratis, Ini Rencana Pengadaannya

Kepala DMPD Kukar, Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Sebanyak 3.212 rukun tetangga (RT) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpeluang mendapatkan fasilitas internet gratis melalui Program RT-KU Terbaik. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar tengah mengusulkan pengadaan perangkat internet beserta biaya kuota selama tiga bulan sebagai salah satu kegiatan yang dapat dilaksanakan tahun ini.

Usulan tersebut disiapkan menyusul penyesuaian anggaran Program RT-KU Terbaik menjadi Rp50 juta per RT dari rencana sebelumnya. Dengan pelaksanaan yang ditargetkan mulai Oktober 2026, pemerintah daerah perlu menentukan kegiatan prioritas yang dapat direalisasikan dalam waktu relatif singkat.

Kepala DPMD Kukar, Arianto menjelaskan, petunjuk teknis (juknis) program tersebut mencakup empat bidang kegiatan, yaitu ketahanan sosial, pemberdayaan masyarakat, infrastruktur skala kecil, dan operasional RT.

Pada bidang ketahanan sosial, kegiatan dapat berupa bantuan bagi warga sakit, ibu hamil, hingga penyediaan makanan bergizi bagi lansia dan balita. Adapun pemberdayaan masyarakat mencakup pelatihan, sementara bidang infrastruktur difokuskan pada perbaikan lingkungan dalam skala kecil.

Di tengah keterbatasan waktu dan anggaran, DPMD berupaya merumuskan kegiatan yang bisa diterapkan secara serentak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami mendorong adanya kegiatan yang nanti spesifik bisa dilaksanakan serentak, berkaitan dengan kebutuhan masyarakat wilayah RT. Rencana kita, mudah-mudahan salah satunya akan kita dorong untuk mengadakan peralatan internet desa gratis,” kata Arianto, Kamis (15/10/2026).

Menurut Arianto, pengadaan fasilitas internet gratis tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp12 juta untuk setiap RT. Biaya itu mencakup pembelian perangkat sekaligus pembayaran kuota internet selama tiga bulan.

“Di angka Rp12 juta itu semua perangkat bisa dibeli, sampai pembayaran kuota internetnya untuk tiga bulan, insyaallah bisa,” ujarnya.

Jika usulan ini terealisasi, fasilitas internet tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat di lingkungan RT masing-masing. Dengan jumlah 3.212 RT di Kukar, program ini berpotensi memperluas akses internet hingga ke berbagai wilayah di kabupaten tersebut.

Meski demikian, DPMD belum memastikan usulan itu akan masuk dalam pelaksanaan program tahun ini. Arianto menegaskan, rencana tersebut masih perlu disimulasikan dan mendapat persetujuan pimpinan daerah.

“Kalau misalnya nanti kita simulasikan, pimpinan setuju, kemudian juga itu kebutuhan yang memang sesuai janji Pak Bupati, sesuai juga dengan kebutuhan masyarakat, insyaallah kita laksanakan,” jelasnya.

Penyesuaian anggaran Program RT-KU Terbaik menjadi Rp50 juta per RT dilakukan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang tersisa pada 2026. Karena itu, pemilihan kegiatan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebutuhan masyarakat.

Apabila disetujui, penyediaan internet gratis dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan dana program yang menjangkau ribuan lingkungan RT. Namun, keputusan pelaksanaan, mekanisme pengadaan perangkat, serta cakupan layanan masih menunggu persetujuan pemerintah daerah. (Adv)