Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Januari hingga pertengahan Oktober 2026 mencapai Rp130 miliar atau 61,9 persen dari target Rp210,9 miliar.
“Tahun ini, target PAD sebesar Rp210,9 miliar. Sedangkan yang telah terealisasi mencapai 61,9 persen,” kata Kepala Bapenda PPU, Tur Wahyu Sutrisno, Kamis (15/10/2026).
Ia mengungkapkan, target PAD sebesar Rp210,9 miliar terdiri dari sektor pajak dan retribusi daerah. Sektor pajak daerah ditangani langsung oleh Bapenda. Sedangkan retribusi daerah ditangani oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Realisasi di beberapa sektor pajak yang telah mencapai target seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencapai 100 persen dari target Rp13,2 miliar.
Sedangkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) realisasinya telah melampaui target yakni 134 persen atau Rp22,1 miliar dari target Rp16,5 miliar.
Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) jasa perhotelan realisasinya mencapai 280 persen atau Rp4,2 miliar dari target Rp1,5 miliar. Sementara realisasi PBJT makan dan minuman mencapai 153 persen atau Rp7,5 miliar dari target Rp4,9 miliar.
“Sudah ada beberapa item pajak yang telah mencapai target seperti PBB, BPHTB dan PBJT jasa perhotelan serta makan dan minuman,” terangnya.
Di sisi lain, ada beberapa item pajak yang realisasinya masih tergolong rendah yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baru 43 persen atau Rp9,7 miliar dari target Rp22,4 miliar, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) baru 33 persen atau Rp10 miliar dari target Rp30,4 miliar.
Sementara realisasi PBJT tenaga listrik sebesar 62 persen atau Rp10 miliar dari target Rp16,1 miliar. Realisasi pajak sarang walet baru 15 persen atau Rp4 juta dari target Rp27 juta.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk mengejar target PAD untuk tiga bulan kedepan,” pungkasnya.


