Banner ADV

Cegah Kebakaran, Pemkab Kukar Gandeng DMI Sampaikan Imbauan Lewat Toa Masjid

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Bupati Aulia Saat mengunjungi lokasi kebakaran kelurahan loa ipuh tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Bupati Aulia Saat mengunjungi lokasi kebakaran kelurahan loa ipuh tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Cegah Kebakaran, Pemkab Kukar Gandeng DMI Sampaikan Imbauan Lewat Toa Masjid

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Bupati Aulia Saat mengunjungi lokasi kebakaran kelurahan loa ipuh tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Bupati Aulia Saat mengunjungi lokasi kebakaran kelurahan loa ipuh tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Cegah Kebakaran, Pemkab Kukar Gandeng DMI Sampaikan Imbauan Lewat Toa Masjid

Bupati Aulia Saat mengunjungi lokasi kebakaran kelurahan loa ipuh tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar untuk mengoptimalkan pencegahan kebakaran melalui imbauan yang disampaikan lewat pengeras suara masjid dan langgar setiap waktu salat.

Langkah tersebut disiapkan menyusul sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kukar. Melalui imbauan rutin, masyarakat diharapkan semakin waspada dan membiasakan diri memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian maupun beristirahat pada malam hari.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan upaya mitigasi perlu diperkuat agar kejadian serupa dapat dicegah. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah menyampaikan pengingat kepada masyarakat melalui masjid dan langgar.

“Kemungkinan kita akan bekerja sama dengan DMI untuk memberikan imbauan kepada langgar dan masjid setiap kali salat lima waktu. Pengumuman itu untuk mengingatkan seluruh warga agar mematikan kompor, kemudian mematikan listrik ketika bepergian pada malam hari, serta memastikan tidak ada colokan yang masih terpasang,” ujar Aulia saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kartini, Tenggarong, Minggu (18/10/2026).

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menekan risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

“Sehingga kita bisa memitigasi kejadian ini agar bisa kita hindari,” tambahnya.

Selain memperkuat pencegahan, Pemkab Kukar juga menyiapkan penanganan bagi warga terdampak kebakaran melalui langkah jangka pendek, menengah, dan panjang.

Untuk jangka pendek, pemerintah daerah berupaya memulihkan kondisi korban agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan penanganan sesuai tugas dan kewenangannya.

Sementara itu, untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah akan mengupayakan penataan serta pembangunan kembali dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme dan kewenangan daerah dalam memberikan bantuan pembiayaan kepada korban.

Aulia menjelaskan, kunjungan ke lokasi kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan di lapangan.

Berdasarkan data yang disampaikan, kebakaran tersebut berdampak pada 11 rumah dengan total 15 kepala keluarga (KK).

“Kami dari pemerintah daerah hadir di sini untuk meringankan beban korban yang terkena musibah kebakaran, melihat langsung situasi dan kondisi yang ada, serta merencanakan penanganan agar ke depan bisa lebih cepat ketika terjadi musibah serupa,” ungkapnya.

Pemkab Kukar, lanjut Aulia, juga telah berdiskusi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penanganan kebakaran.

Ia berharap upaya penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan cepat, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan kebakaran di Kukar. (Adv)