Anggaran Porprov 2026, Disparpora Balikpapan Masih Tunggu Data Final Atlet

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Anggaran Porprov 2026, Disparpora Balikpapan Masih Tunggu Data Final Atlet

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Anggaran Porprov 2026, Disparpora Balikpapan Masih Tunggu Data Final Atlet 

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan masih menunggu data final atlet kontingen untuk menyusun alokasi anggaran menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026.

Data tersebut masih menunggu verifikasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan. 

Verifikasi diperlukan untuk memastikan jumlah atlet yang akan bertanding sekaligus menjadi dasar perhitungan kebutuhan anggaran, mulai dari akomodasi, transportasi hingga konsumsi.

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma mengatakan baru menerima Technical Handbook (THB) dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim.

"Baru kami terima Technical Handbook dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur. Tadi kami juga sudah berkomunikasi dengan KONI agar segera memberikan data atlet," ucap Ratih, Minggu (18/10/2026).

Ia menjelaskan, penyusunan anggaran masih dalam proses. Meski demikian, pihaknya telah mulai merancang kebutuhan kontingen berdasarkan perkiraan jumlah atlet dan kebutuhan selama mengikuti pertandingan.

Menurutnya, informasi mengenai jadwal dan lokasi pertandingan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan penginapan, transportasi, serta kebutuhan konsumsi atlet.

"Kami menunggu data atlet dulu. Tapi, minimal kami sudah punya strategi. Berapa atletnya, penginapannya, transportasinya, termasuk penyiapan makan dan minum," jelasnya.

Disparpora juga perlu memetakan lokasi pertandingan dengan tempat penginapan agar kebutuhan mobilitas atlet dapat dipersiapkan secara lebih efektif.

Di sisi lain, Ratih menyebut pihaknya belum merinci proyeksi pemasukan sektor pariwisata selama pelaksanaan Porprov. 

Perhitungan tersebut masih menunggu data dari Dinas Pendapatan, termasuk kontribusi sektor perhotelan, restoran, dan kafe.

Adapun untuk target kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Ratih berharap capaian tahun ini setidaknya dapat mendekati 27 persen, sebagaimana yang disebutnya menjadi capaian pada tahun sebelumnya.

"Kami berharap minimal bisa mendekati itu, yaitu 27 persen dari PAD," pungkasnya.