Polairud Evakuasi Kapal Pemancing Mati Mesin di Perairan Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Tim Polairud Polres Kutim selamatkan dua orang pemancing. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Tim Polairud Polres Kutim selamatkan dua orang pemancing. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polairud Evakuasi Kapal Pemancing Mati Mesin di Perairan Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Tim Polairud Polres Kutim selamatkan dua orang pemancing. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Tim Polairud Polres Kutim selamatkan dua orang pemancing. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polairud Evakuasi Kapal Pemancing Mati Mesin di Perairan Sangatta

Tim Polairud Polres Kutim selamatkan dua orang pemancing. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Dua orang pemancing berhasil diselamatkan setelah kapal KM Demit yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan Sangatta, Kutim, Jumat (16/10/2026) sore. 

Kapal itu sempat terombang-ambing di laut sebelum dievakuasi personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kutim.

Kejadian itu diketahui sekitar pukul 17.00 Wita setelah personel Satpolairud menerima laporan dari nelayan mengenai kapal yang mengalami gangguan mesin. Lokasi kapal dilaporkan berada sekitar sembilan mil dari titik keberangkatan petugas.

Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah melalui Kasat Polairud Iptu Herianto mengatakan, personel langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel Satpolairud langsung menuju titik koordinat yang dilaporkan. Setelah tiba di lokasi, petugas mendapati KM Demit mengalami gangguan mesin dan telah terombang-ambing di perairan selama kurang lebih satu jam,” ujar Herianto.

Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan menarik kapal menuju Dermaga Kenyamukkan Satpolairud Polres Kutim.

Dua orang yang berada di kapal tersebut diketahui bernama Barto (36), pemilik KM Demit, dan Roy (24). 

Keduanya bersama kapal berhasil dibawa ke dermaga dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah, dua orang pemancing beserta kapal berhasil kami evakuasi ke Dermaga Kenyamukkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan situasi selama proses evakuasi berlangsung aman serta terkendali,” katanya.

Herianto mengimbau nelayan dan pemancing untuk memeriksa kondisi mesin, bahan bakar, serta perlengkapan keselamatan sebelum melaut. 

Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi gangguan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi petugas apabila mengalami keadaan darurat di perairan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kelayakan kapal sebelum berangkat, membawa perlengkapan keselamatan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengalami keadaan darurat di laut,” tegasnya.