Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Upaya menjaga harga ikan tetap terjangkau sekaligus membantu meningkatkan pendapatan nelayan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau.
Melalui program Gerakan Pangan Ikan Daerah (Gerai Indah), Dinas Perikanan Kabupaten Berau mendorong masyarakat mendapatkan ikan berkualitas dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Program yang menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang perputaran ekonomi bagi pelaku usaha perikanan lokal.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Abdul Majid, melalui program tersebut mendorong agar distribusi dan pemasaran ikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Ketersediaan ikan dengan harga terjangkau diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan konsumsi ikan.
Berdasarkan data yang ditampilkan pada stan Dinas Perikanan, pelaksanaan Gerai Indah selama Januari hingga Oktober 2026 telah mencatat penjualan ikan mencapai 40.700 kilogram atau 40,7 ton. Kegiatan tersebut juga menarik sekitar 12.750 pengunjung, dengan potensi perputaran ekonomi mencapai Rp1.323.500.000.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kegiatan pasar ikan murah berpotensi menjadi salah satu saluran pemasaran produk perikanan daerah sekaligus mendekatkan masyarakat dengan sumber pangan bergizi,” ucapnya.
Selain menjaga stabilitas harga, Gerai Indah juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat konsumsi ikan. Peningkatan konsumsi ikan diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi keluarga, termasuk membantu upaya pencegahan stunting.
Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi ruang promosi bagi produk perikanan lokal dan membantu memperluas akses pasar bagi nelayan maupun pelaku usaha.
“Dengan pemasaran yang lebih terjangkau dan mudah diakses, produk perikanan diharapkan semakin diminati masyarakat,” tegasnya.
Program Gerai Indah pun menjadi salah satu upaya menghubungkan kepentingan konsumen dan produsen. Masyarakat memperoleh akses ikan dengan harga bersaing, sementara pelaku usaha perikanan mendapatkan kesempatan memperluas pemasaran hasil produksinya.
Ke depan, keberlanjutan program semacam ini diharapkan dapat memperkuat konsumsi ikan di Kabupaten Berau, menjaga keterjangkauan harga pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi sektor perikanan lokal. (Adv)



