Banner ADV

Hilir Berau Jadi Strategi Diskan Berau Tingkatkan Nilai Jual Produk Perikanan hingga Pasar Premium

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Produk UMKM binaan Dinas Perikanan Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Produk UMKM binaan Dinas Perikanan Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Hilir Berau Jadi Strategi Diskan Berau Tingkatkan Nilai Jual Produk Perikanan hingga Pasar Premium

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Produk UMKM binaan Dinas Perikanan Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Produk UMKM binaan Dinas Perikanan Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Hilir Berau Jadi Strategi Diskan Berau Tingkatkan Nilai Jual Produk Perikanan hingga Pasar Premium

Produk UMKM binaan Dinas Perikanan Berau. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Hasil perikanan Kabupaten Berau memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh, tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar premium.

Peluang inilah yang ingin didorong Dinas Perikanan Kabupaten Berau melalui program Hilir Berau (Hilirisasi Pengalengan Produk Perikanan Premium dalam Mendukung Daya Saing Perikanan Berau).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Abdul Majid, mengusung program tersebut sebagai strategi untuk memperkuat daya saing produk perikanan daerah melalui pengembangan pengolahan, peningkatan nilai tambah, serta perluasan akses pasar.

Hilir Berau dirancang untuk mendorong hasil perikanan lokal agar tidak berhenti pada aktivitas penangkapan dan penjualan ikan segar. Melalui pengembangan produk olahan dengan standar premium, potensi perikanan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah dan pelaku usaha.

“Program ini juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor dan sektor pariwisata,” ucapnya .

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, memperkuat rantai usaha perikanan, sekaligus mendorong tumbuhnya industri pengolahan yang berkelanjutan.

Berdasarkan informasi pada papan program Dinas Perikanan Berau, Hilir Berau memiliki sejumlah tahapan pengembangan. Di antaranya pembentukan tim efektif, sosialisasi proyek perubahan, penyediaan data dan informasi potensi hilirisasi, penjajakan kerja sama, hingga penyusunan peta jalan produk hilirisasi pengalengan ikan.

Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas internal dinas, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi pelaku usaha perikanan. 

“Pengembangan industri pengolahan kami harap dapat membuka peluang kerja baru, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta mendorong tumbuhnya usaha berbasis produk perikanan,” tambahannya.

Keterlibatan sektor pariwisata turut menjadi salah satu peluang pengembangan. Produk olahan ikan khas Berau berpotensi diperkenalkan melalui jaringan pemasaran yang berkaitan dengan pariwisata, sehingga kekayaan perikanan daerah dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi identitas produk lokal.

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, hilirisasi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat posisi produk perikanan Berau. Pengolahan yang tepat, kualitas produk yang terjaga, dan kemitraan yang kuat menjadi bagian penting agar komoditas lokal mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui Hilir Berau, Dinas Perikanan berharap potensi perikanan daerah dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih kompetitif, memberikan nilai tambah bagi perekonomian, serta memperkuat keberlanjutan sektor perikanan di Kabupaten Berau. (Adv)