Banner ADV

Bukan Hanya Dipajang, Dekranasda Dorong Kerajinan Berau Makin Terkenal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kain batik khas Berau yang dipamerkan di stan Dekranasda dalam Berau Expo 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kain batik khas Berau yang dipamerkan di stan Dekranasda dalam Berau Expo 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Bukan Hanya Dipajang, Dekranasda Dorong Kerajinan Berau Makin Terkenal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kain batik khas Berau yang dipamerkan di stan Dekranasda dalam Berau Expo 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kain batik khas Berau yang dipamerkan di stan Dekranasda dalam Berau Expo 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Bukan Hanya Dipajang, Dekranasda Dorong Kerajinan Berau Makin Terkenal

Kain batik khas Berau yang dipamerkan di stan Dekranasda dalam Berau Expo 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Karya pengrajin lokal Kabupaten Berau mendapat ruang untuk semakin dikenal melalui stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam Berau Expo 2026. 

Beragam produk yang ditampilkan bukan sekadar hasil kreativitas pelaku usaha lokal, tetapi juga karya yang sebelumnya pernah dibawa ke pameran di luar daerah.

Kepala Dekranasda Berau, Edy Suswanto menghadirkan berbagai produk unggulan tersebut untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan Bumi Batiwakkal kepada masyarakat. 

Mulai dari kain batik, wastra, kerajinan tangan hingga produk berbahan manik-manik, semuanya memperlihatkan ragam kreativitas yang dimiliki para pengrajin Berau.

Keikutsertaan produk-produk tersebut dalam pameran di luar daerah menjadi salah satu modal untuk memperluas pengenalan kerajinan Berau.

Melalui Berau Expo 2026, Dekranasda kembali memberikan ruang promosi agar masyarakat semakin mengenal hasil karya pelaku UMKM sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Produk yang kami tampilkan ini merupakan hasil karya pelaku usaha dan pengrajin lokal Berau. Beberapa di antaranya juga pernah kami bawa untuk mengikuti pameran di luar daerah,” ujar Edy Suswanto.

Menurutnya, kerajinan daerah memiliki potensi untuk terus dikembangkan, terutama jika didukung promosi yang berkelanjutan.

Pameran menjadi salah satu cara untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan kualitas dan keunikan hasil karya pengrajin.

Beragam produk yang dipamerkan juga memiliki karakter tersendiri. Kain batik dan wastra membawa identitas budaya daerah, sementara kerajinan tangan serta produk berbahan manik-manik menunjukkan kreativitas pengrajin dalam mengolah bahan menjadi produk bernilai jual.

Edy berharap, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan tertarik terhadap produk kerajinan lokal. Dukungan terhadap produk daerah dinilai penting agar para pengrajin memiliki motivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya.

“Dengan promosi yang terus dilakukan, kami ingin produk Berau memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Melalui stan Dekranasda di Berau Expo 2026, promosi kerajinan lokal diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pameran semata.

Produk-produk tersebut diharapkan semakin dikenal, diminati, dan mampu membuka peluang usaha bagi para pengrajin serta pelaku UMKM di Kabupaten Berau. (Adv)