Warga Diimbau Tampung Air, Perumda Tirta Kencana Kuras Bak Sedimentasi IPA Loa Bakung 21 Oktober

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
IPA Loa Bakung yang rencananya akan dikuras pada Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok.Perumda Tirta Kencana)
IPA Loa Bakung yang rencananya akan dikuras pada Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok.Perumda Tirta Kencana)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Diimbau Tampung Air, Perumda Tirta Kencana Kuras Bak Sedimentasi IPA Loa Bakung 21 Oktober

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
IPA Loa Bakung yang rencananya akan dikuras pada Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok.Perumda Tirta Kencana)
IPA Loa Bakung yang rencananya akan dikuras pada Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok.Perumda Tirta Kencana)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Diimbau Tampung Air, Perumda Tirta Kencana Kuras Bak Sedimentasi IPA Loa Bakung 21 Oktober

IPA Loa Bakung yang rencananya akan dikuras pada Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok.Perumda Tirta Kencana)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Kota Samarinda dijadwalkan bakal melakukan pekerjaan pengurasan bak sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung pada Rabu (21/10/2026).

Proses pemeliharaan berkala ini diperkirakan memakan waktu selama 12 jam, dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Staf Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan bahwa pengurasan instalasi ini merupakan agenda rutin tiga bulanan yang wajib dijalankan di seluruh IPA demi menjaga tingkat kejernihan dan kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan.

"Sudah terjadwal untuk setiap instalasi biasanya setiap tiga bulan rutin kami menguras bak sedimentasi untuk menjaga kualitas pendistribusian air," terang Taufik, Senin (19/10/2026).

Taufik mengatakan, dampak dari pemeliharaan tersebut berpotensi akan mengganggu aliran air bersih di sejumlah kawasan pemukiman. Pihak Perumda Tirta Kencana mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung pasokan air yang cukup sebelum pekerjaan dimulai.

"Kami menginformasikan ke warga Samarinda agar menampung air terlebih dahulu sebelum terdampak dari proses pengurasan ini," imbuhnya.

Adapun beberapa kawasan dan ruas jalan yang diperkirakan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran air sementara meliputi kawasan Loa Buah, Jalan Jakarta, Padat Karya, Manunggal, Teluk Ambalung, Flamboyan, Ir. Sutami, Jalan Teuku Umar, M. Said, Revolusi, Sebagian wilayah Jalan Rapak Indah, dan  Kompleks Perumahan Karpotek. 

Pihak manajemen Perumda Tirta Kencana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemeliharaan berlangsung. Aliran air dipastikan akan kembali normal secara bertahap setelah proses pengurasan selesai dilakukan.

"Ini juga sebagai upaya kita untuk menjaga kualitas pendistribusian air," pungkas Taufik. (Adv)