Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter kepada sekolah dan rumah ibadah yang terdampak kekeringan di musim kemarau pada Senin (19/10/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengatakan, pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter menyasar SDN 039 Penajam, Yayasan Baitudz Dzakiy dan Masjid Nurul Iman di Kelurahan Penajam serta Masjid Al Ula di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.
“Hari kami mendistribusikan air bersih untuk sekolah, masjid dan yayasan yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Nurlaila.
Ia mengungkapkan, distribusi bantuan air bersih menggunakan mobil tangki milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) PPU.
“Pendistribusian bantuan air bersih sebanyak empat perjalanan dengan total 20.000 liter,” bebernya.
Bantuan air bersih yang didistribusikan ke sekolah, masjid dan yayasan tersebut bersumber dari penampungan air di kawasan pembibitan milik Dinas Perkimtan PPU di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
“Sumber airnya dari penampungan air di kawasan pembibitan Dinas Perkimtan,” tuturnya.
Nurlaila mengungkapkan, pendistribusian bantuan air bersih kepada lembaga pendidikan, rumah ibadah dan masyarakat akan terus dilakukan seiring dengan menurunnya produksi air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT).
“Sumber air baku milik Perumda AMDT turun drastis selama musim kemarau, sehingga mempengaruhi kapasitas produksi air bersih yang disalurkan ke masyarakat,” pungkasnya.


