SOIna Bontang Bawa Pulang 10 Medali dari PESONAS II 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang Membawa Pulang 10 Medali di Ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang Membawa Pulang 10 Medali di Ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

SOIna Bontang Bawa Pulang 10 Medali dari PESONAS II 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang Membawa Pulang 10 Medali di Ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang Membawa Pulang 10 Medali di Ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

SOIna Bontang Bawa Pulang 10 Medali dari PESONAS II 2026

Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang Membawa Pulang 10 Medali di Ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bontang membawa pulang 10 medali dari ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14–18 Oktober 2026.

Tujuh atlet Bontang yang bertanding di empat cabang olahraga berhasil mengoleksi dua medali emas, enam perak, dan dua perunggu. Capaian ini menjadi hasil positif bagi pembinaan atlet dengan disabilitas intelektual di Kota Bontang.

Dua medali emas Bontang masing-masing disumbangkan Sofa Humaira dari cabang bulu tangkis nomor tunggal putri Divisi V serta pasangan Iqbal Syakur dan Putri Yuniar dari nomor ganda campuran Divisi I tenis meja.

Sementara medali perak diraih Hanum Pradana pada cabang bocce nomor tunggal putri Divisi V. Dari bulu tangkis, Yogi Aprian Dani meraih perak di nomor tunggal putra Divisi V, sedangkan Sofa Humaira dan Yogi juga meraih perak pada nomor ganda campuran Divisi IV.

Cabang tenis meja turut menyumbang dua medali perak melalui Iqbal Syakur di nomor tunggal putra dan Putri Yuniar di nomor tunggal putri. 

Adapun Ragil Saputra meraih medali perak dan perunggu dari cabang renang nomor gaya bebas 25 meter dan 50 meter. Satu medali perunggu lainnya diraih Aswar Avandy pada cabang bocce nomor tunggal putra Divisi VII.

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi mengapresiasi pencapaian para atlet SOIna Bontang yang mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan olahraga inklusif di Kota Bontang.

“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Kota Bontang. Kami berharap prestasi para atlet SOIna terus meningkat melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak. Atlet dengan disabilitas intelektual juga memiliki potensi untuk berprestasi dan perlu mendapatkan kesempatan yang sama dalam dunia olahraga,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Keberhasilan para atlet ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual memiliki peluang untuk menghasilkan prestasi di tingkat nasional. 

Dukungan terhadap latihan, pendampingan dan kesempatan mengikuti kompetisi menjadi bagian penting untuk menjaga perkembangan kemampuan atlet.

PESONAS merupakan ajang olahraga nasional bagi atlet dengan disabilitas intelektual yang digelar setiap empat tahun. 

Kompetisi ini juga menjadi salah satu kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan dan membuka peluang pembinaan menuju tingkat internasional.

Dengan hasil di Kupang, SOIna Bontang diharapkan dapat melanjutkan pembinaan secara berkelanjutan agar para atlet mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.