Okupansi Platinum Hotel Balikpapan Tertahan di 40 Persen, Manajemen Pilih Tingkatkan Layanan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gedung Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Gedung Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Okupansi Platinum Hotel Balikpapan Tertahan di 40 Persen, Manajemen Pilih Tingkatkan Layanan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gedung Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Gedung Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Okupansi Platinum Hotel Balikpapan Tertahan di 40 Persen, Manajemen Pilih Tingkatkan Layanan

Gedung Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan memilih mempertahankan kualitas pelayanan di tengah tantangan industri perhotelan dan pengetatan kebijakan fiskal pemerintah pusat yang berdampak pada kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran atau Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).

Strategi tersebut dilakukan ketika tingkat hunian kamar hotel masih berkisar 40 persen. Padahal, periode September hingga November biasanya menjadi momentum peningkatan okupansi bagi industri perhotelan.

Direktur Operasional Platinum Hotel Group, Soegianto mengatakan manajemen tidak ingin mengurangi kualitas layanan meskipun kondisi bisnis perhotelan masih menghadapi tantangan.

Sebaliknya, hotel yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer (Km) 5 Balikpapan itu berupaya memberikan nilai tambah bagi tamu, mulai dari layanan antar-jemput bandara hingga peningkatan fasilitas dan pelayanan lainnya.

"Justru kita tidak mengurangi kualitas, tapi kita memberikan kualitas yang lebih baik lagi. Biar orang itu walaupun kita jual mahal, tetapi merasakan mendapatkan sesuatu yang mereka dapatkan," ucap Soegianto yang juga Ketua PHRI Balikpapan, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, mempertahankan kualitas pelayanan menjadi bagian penting untuk menjaga loyalitas pelanggan. 
Manajemen menilai pengurangan layanan di tengah persaingan justru berisiko membuat tamu beralih ke hotel lain.

Karena itu, peningkatan pelayanan menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan daya saing sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Selain memperkuat pelayanan, manajemen juga aktif menjaga hubungan dengan para relasi bisnis dan pemangku kepentingan atau stakeholder.

Soegianto mengatakan pendekatan dilakukan secara langsung kepada mitra di sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan Samarinda untuk memastikan hubungan kerja sama tetap terjaga.

"Kita terus melakukan pendekatan kepada relasi. Yang di Jakarta, kita datangi ke Jakarta, yang di Samarinda, kita datangi di Samarinda. Jadi, terus membangun komunikasi supaya relasi kita tetap setia ke Platinum," katanya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mempertahankan pasar korporasi yang menjadi salah satu penopang bisnis perhotelan, terutama ketika kegiatan MICE menghadapi tekanan akibat pengetatan belanja pemerintah.

Soegianto mengungkapkan, tingkat hunian kamar Platinum Hotel Balikpapan saat ini masih berada di kisaran 40 persen dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, periode September, Oktober, hingga November biasanya menjadi waktu meningkatnya tingkat hunian kamar.

Namun, kondisi tahun ini belum menunjukkan tren serupa. Pengetatan kebijakan fiskal turut menjadi tantangan bagi industri perhotelan, khususnya pada segmen yang bergantung pada kegiatan pertemuan dan acara berskala besar.

"Biasanya September, Oktober, November itu harusnya naik okupansinya. Tapi karena kondisi pengetatan tadi, akhirnya kita masih biasa saja. Jadi, enggak pernah lebih dari 40 persen," ungkapnya.

Di tengah situasi tersebut, Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan terus mengandalkan fasilitas dan layanan untuk menarik pasar. 

Hotel bintang empat yang mulai beroperasi pada 1 Oktober 2015 itu memiliki fasilitas rekreasi, restoran, pusat kebugaran, serta ruang pertemuan dan convention hall untuk mendukung kebutuhan tamu individu maupun korporasi.

Memasuki usia ke-11 tahun pada 1 Oktober 2026, penguatan pelayanan dan pemeliharaan hubungan dengan mitra bisnis menjadi bagian dari upaya manajemen mempertahankan eksistensi di tengah persaingan industri perhotelan Balikpapan.

Ke depan, strategi mempertahankan pelanggan dan meningkatkan nilai layanan diharapkan dapat membantu hotel menghadapi tekanan pasar sekaligus membuka peluang pertumbuhan okupansi.