Akui Tindakan Arogannya, Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Todi Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat (Foto: Tangkapan layar video Asky Rizal Todi)
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat (Foto: Tangkapan layar video Asky Rizal Todi)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Akui Tindakan Arogannya, Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Todi Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat (Foto: Tangkapan layar video Asky Rizal Todi)
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat (Foto: Tangkapan layar video Asky Rizal Todi)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Akui Tindakan Arogannya, Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Todi Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi, menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat (Foto: Tangkapan layar video Asky Rizal Todi)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin 

SAMARINDA — Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Asky Rizal Todi menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan terbuka kepada jajaran mahasiswa serta seluruh masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikannya menyusul insiden tindakan arogan yang ia lakukan saat pengawalan Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud usai aksi unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/10/2026) petang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.00 WITA di halaman Masjid Nurul Mu'min Pemprov Kaltim tersebut sempat terekam kamera dan mendadak viral di berbagai platform media sosial hingga menuai sorotan tajam publik.

Dalam pernyataan resminya, Asky mengakui secara sadar bahwa tindakan fisik berupa dorongan dan penyenggolan terhadap kader mahasiswa merupakan kekeliruan penuh dan tidak memiliki alasan pembenar.

"Secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin tanggal 19/10/2026 sekira 18.00 WITA," ujar Asky, Rabu (21/10/2026). 

Ia menyadari tindakan yang dilakukannya pada saat itu adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta tidak ada pembenaran atas itu.

Namun, Asky menegaskan sikap agresif yang diperlihatkannya di lapangan murni merupakan tindakan spontan pribadi di tengah pengawalan melekat dan tanpa ada instruksi sama sekali dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.

"Saya melakukan tindakan tersebut secara spontan dan tanpa ada instruksi dari siapa pun. Sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali," tegasnya.

Peristiwa yang sempat memicu atensi publik ini turut direspons oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi,
 menyatakan Pemprov Kaltim menerima semua masukan serta kritik dari masyarakat dan mahasiswa. Pihaknya memastikan insiden tersebut akan dijadikan catatan evaluasi secara menyeluruh di lingkungan Pemprov Kaltim. 

"Intinya ke depan ini menjadi bahan evaluasi Pemprov Kaltim. Semoga ke depan kerja sama dan sinergi kita dengan masyarakat serta mahasiswa bisa terjalin jauh lebih baik," ungkap Ririn.