Banner ADV

Tak Sekadar Urus Dokumen, Disdukcapil Berau Buka Ruang Konsultasi di Expo 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stan Disdukcapil Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Stan Disdukcapil Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Tak Sekadar Urus Dokumen, Disdukcapil Berau Buka Ruang Konsultasi di Expo 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stan Disdukcapil Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Stan Disdukcapil Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Tak Sekadar Urus Dokumen, Disdukcapil Berau Buka Ruang Konsultasi di Expo 2026

Stan Disdukcapil Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Persoalan administrasi kependudukan yang kerap membingungkan masyarakat menjadi perhatian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau dalam Berau Expo 2026. 

Melalui konsultasi yang dibuka di stan pelayanan, masyarakat bisa mencari solusi atas berbagai kendala dokumen kependudukan tanpa harus sekadar datang untuk mendapatkan informasi.

Layanan tersebut dihadirkan melalui Klinik Konsultasi Administrasi Kependudukan (K2Adik). Pengunjung dapat menyampaikan persoalan yang dihadapi, sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari petugas mengenai prosedur dan langkah penyelesaiannya.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, menjelaskan bahwa pihaknya juga menyediakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kedua layanan ini menjadi prioritas karena dinilai mampu menjawab kebutuhan pengunjung yang datang ke Berau Expo.

Menurutnya, pendekatan konsultasi dipilih berdasarkan evaluasi pelaksanaan expo pada tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah tingginya kunjungan masyarakat, pelayanan yang berfokus pada diskusi dan penyelesaian masalah dinilai lebih efektif dibandingkan hanya menyampaikan informasi umum.

“Pengunjung bisa menyampaikan langsung kendala yang dialami, sehingga petugas dapat membantu menjelaskan solusi yang sesuai dengan permasalahannya,” ungkap David.

Tak hanya melayani persoalan dokumen, Disdukcapil Berau juga memanfaatkan momentum Berau Expo 2026 untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan publik yang berkaitan dengan administrasi kependudukan.

Salah satunya melalui program Pak Capil Tanya Dong yang digelar selama empat malam. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, mulai dari rumah sakit, Dinas Sosial, Pengadilan Agama hingga Badan Pusat Statistik (BPS).

Sejumlah isu yang dibahas berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Mulai dari optimalisasi loket pelayanan Disdukcapil di fasilitas kesehatan, penguatan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), penyelesaian persoalan pernikahan yang belum tercatat hingga pemahaman data kependudukan.

Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami keterkaitan antara dokumen kependudukan dengan akses terhadap berbagai layanan lainnya.

Dengan demikian, persoalan administrasi tidak hanya dipandang sebagai urusan melengkapi berkas, tetapi juga bagian penting dalam memperoleh hak pelayanan publik.

Untuk menambah antusiasme pengunjung, Disdukcapil turut menyiapkan hadiah atau door prize yang dibagikan pada akhir rangkaian kegiatan.

“Kehadiran berbagai layanan tersebut dapat mendekatkan Disdukcapil dengan masyarakat sekaligus memudahkan warga memperoleh informasi yang tepat ketika menghadapi persoalan administrasi kependudukan,” tambahnya.

Melalui Berau Expo 2026, masyarakat tidak hanya berkesempatan mengenal layanan Disdukcapil, tetapi juga mendapatkan pendampingan awal untuk menemukan jalan keluar atas persoalan dokumen yang selama ini dihadapi. (Adv)