Peringatan Hari Santri 2026, Agus Haris Soroti Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Hadiri Istighosah Akbar (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Hadiri Istighosah Akbar (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan Hari Santri 2026, Agus Haris Soroti Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Hadiri Istighosah Akbar (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Hadiri Istighosah Akbar (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan Hari Santri 2026, Agus Haris Soroti Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Hadiri Istighosah Akbar (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG – Peran orang tua dalam mendampingi pendidikan anak menjadi perhatian Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat menghadiri Istighosah dan Tabligh Akbar Hari Santri Nasional 2026 di halaman Polres Bontang, Rabu (21/10/2026) malam.

Agus Haris mengingatkan orang tua agar lebih memperhatikan kebiasaan belajar anak, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ia mengimbau para orang tua, khususnya ibu-ibu membiasakan anak tidak membawa telepon genggam ke ruang kelas agar proses belajar berlangsung lebih fokus.

Menurutnya, pembentukan kedisiplinan anak tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Peran keluarga juga dibutuhkan untuk memastikan anak memiliki kebiasaan belajar yang baik, baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah.

Pesan tersebut disampaikan Agus Haris dalam kegiatan yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bontang Utara bersama Polres Bontang. Ia hadir mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Kegiatan bertema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas” itu menjadi momentum memperkuat peran keluarga, masyarakat dan lembaga keagamaan dalam membangun generasi muda.

Selain menyoroti pendidikan anak, Agus Haris juga menekankan pentingnya persatuan dan sinergi antara ulama, masyarakat, TNI, Polri, serta pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menyebut dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan hingga tingkat rukun tetangga (RT).

“Pemerintah tidak akan bisa melaksanakan seluruh programnya, tidak akan bisa menjalankan roda pemerintahan kalau tidak didukung oleh seluruh warga masyarakat Kota Bontang,” ujarnya.

Kapolres Bontang, AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu berharap kegiatan keagamaan tersebut membawa keberkahan bagi Kota Bontang serta memperkuat persatuan dan kedamaian bangsa Indonesia.

Acara ditutup dengan istighosah bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kedamaian bagi Kota Bontang serta Indonesia.