Banner ADV

Dishub Kukar Tuntaskan Pemasangan LPJU di Dua Jalan Muara Jawa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Junaidi (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Junaidi (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Dishub Kukar Tuntaskan Pemasangan LPJU di Dua Jalan Muara Jawa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Junaidi (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Junaidi (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Dishub Kukar Tuntaskan Pemasangan LPJU di Dua Jalan Muara Jawa

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Junaidi (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Martadinata dan Jalan Sukarelawan, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, telah rampung.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi mengatakan pemasangan LPJU di kedua ruas jalan tersebut telah diselesaikan melalui program pembangunan pada 2025 dan 2026.

Menurutnya, keberadaan penerangan jalan menjadi salah satu upaya untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas, meskipun kondisi badan jalan di kawasan tersebut masih mengalami kerusakan.

“Rasa keamanan dan kenyamanan jalan, kalau kami sudah pasang lampu penerangan jalannya. Baik di Jalan Martadinata maupun Jalan Sukarelawan, sudah tuntas pembangunan LPJU. Jadi, sudah clear,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, pemasangan LPJU di Jalan Martadinata sepanjang sekitar tiga kilometer mencakup kurang lebih 60 titik lampu. Sementara di Jalan Sukarelawan, terdapat sekitar 50 titik lampu yang telah dipasang.

Terkait jalan yang rusak, ia menyebut kedua ruas jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan karena permukaannya berupa tanah.

Namun, aksesibilitasnya dapat terganggu ketika air pasang, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sektor perkebunan dan tambak.

“Kalau pernah pas air pasang, itu tidak bisa lewat. Menunggu air surut saja baru bisa lewat,” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum terdapat rekayasa lalu lintas atau jalur alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut.

Menurutnya, aktivitas kendaraan di kawasan itu umumnya berkaitan dengan pengangkutan hasil perkebunan dan tambak.

Dishub Kukar juga belum menerapkan pembatasan tonase kendaraan di kedua ruas jalan tersebut.

“Tidak karena di sana juga terbatas, yang hanya hasil-hasil perkebunan, hasil empang saja,” tutupnya. (Adv)