Banner ADV

Pangan Murah Berau Jadi Alternatif Warga Tekan Pengeluaran Rumah Tangga

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pangan Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pangan Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pangan Murah Berau Jadi Alternatif Warga Tekan Pengeluaran Rumah Tangga

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pangan Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pangan Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pangan Murah Berau Jadi Alternatif Warga Tekan Pengeluaran Rumah Tangga

Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Dinas Pangan Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin

TANJUNG REDEB – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pangan Kabupaten Berau menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. 

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pangan Berau, Rabu (21/10/2026) kemarin menghadirkan beragam komoditas pangan, mulai dari beras hingga sayuran segar.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli beras, gula pasir, telur, daging dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Kehadiran berbagai komoditas ini memberikan pilihan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bergantung sepenuhnya pada harga di pasaran.

Sekretaris Dinas Pangan Berau, Dewi Rosita menjelaskan, pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui gerakan ini, kami ingin masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran,” ujarnya. Dinas Pangan Berau bekerja sama dengan Perum Bulog, distributor, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan untuk menghadirkan berbagai komoditas dalam kegiatan tersebut.

Untuk komoditas beras, tersedia beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium Bulog, serta beras lokal. Sementara pasokan telur dan sayuran berasal dari distributor maupun KWT binaan, sedangkan ketersediaan daging menyesuaikan pasokan yang ada.

GPM kali ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia 2026. Pelaksanaannya di Kabupaten Berau menyesuaikan agenda daerah karena jadwal sebelumnya bertepatan dengan penyelenggaraan Berau Expo 2026.

Meski kegiatan pangan murah tersebut telah berakhir, masyarakat masih memiliki akses untuk membeli beras lokal dan beras Bulog melalui layanan di Kantor Dinas Pangan Berau pada hari kerja.

Dewi mengatakan layanan tersebut tetap dibuka agar masyarakat mempunyai alternatif untuk memperoleh beras di luar pelaksanaan GPM. “Setelah kegiatan ini, masyarakat tetap bisa datang ke kantor kami pada hari kerja untuk membeli beras lokal dan beras Bulog,” jelasnya.

Melalui kegiatan pangan murah dan layanan pembelian beras yang berkelanjutan, Dinas Pangan Berau berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat Kabupaten Berau. (Adv)