Bawaslu Balikpapan Luncurkan DiMata Pengawas, Petakan Kerawanan Pemilu Berbasis Data

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Dashboard DiMata Pengawas. (Foto: Bawaslu Balikpapan)
Dashboard DiMata Pengawas. (Foto: Bawaslu Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bawaslu Balikpapan Luncurkan DiMata Pengawas, Petakan Kerawanan Pemilu Berbasis Data

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Dashboard DiMata Pengawas. (Foto: Bawaslu Balikpapan)
Dashboard DiMata Pengawas. (Foto: Bawaslu Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bawaslu Balikpapan Luncurkan DiMata Pengawas, Petakan Kerawanan Pemilu Berbasis Data

Dashboard DiMata Pengawas. (Foto: Bawaslu Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan mengembangkan sistem pengawasan berbasis digital melalui Dashboard Informasi dan Monitoring Data Pengawasan Pemilu atau DiMata Pengawas.

Inovasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan hasil pengawasan di lapangan, mempercepat pengolahan data, hingga membantu mendeteksi potensi kerawanan Pemilu secara lebih terukur.

Inisiator inovasi sekaligus Kepala Subbagian (Kasubbag) Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kota Balikpapan, Awatar Wisya Fatwa mengatakan pengembangan sistem tersebut dilatarbelakangi kebutuhan pengelolaan data pengawasan yang cepat, akurat, dan terintegrasi.

"Pengawasan berbasis data bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan di era digital. Melalui DiMata Pengawas, kami memastikan setiap kerja pengawasan di lapangan terdokumentasi dengan baik, terekap secara akurat, dan menjadi dasar kuat bagi pengambilan keputusan lembaga," ucap Awatar, Kamis (22/10/2026).

Melalui dashboard tersebut, data dan dokumen hasil pengawasan dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kelurahan, hingga kecamatan dirancang untuk terintegrasi dalam satu sistem.

Informasi yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk visualisasi data agar lebih mudah dipantau dan dianalisis oleh jajaran pimpinan Bawaslu.

Penggunaan sistem ini juga diarahkan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan Pemilu. 

Data hasil pengawasan dapat dimanfaatkan untuk memetakan pola dugaan pelanggaran maupun mengidentifikasi kendala teknis yang ditemukan di lapangan.

Dengan begitu, Bawaslu diharapkan dapat menentukan langkah pencegahan dan menyusun rekomendasi berdasarkan informasi yang lebih terstruktur.

Pengembangan DiMata Pengawas diinisiasi Awatar sebagai bagian dari implementasi aksi perubahan. 

Prosesnya dilakukan bersama Tim Efektif Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas dengan dukungan pimpinan Bawaslu Kota Balikpapan.

Penerapan sistem ini sekaligus menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola pengawasan Pemilu melalui pemanfaatan teknologi dan pengolahan data.

Meski demikian, efektivitas inovasi tersebut akan bergantung pada konsistensi pembaruan data, ketepatan pencatatan hasil pengawasan, serta pemanfaatannya dalam menentukan langkah tindak lanjut.

Melalui DiMata Pengawas, Bawaslu Kota Balikpapan berupaya membangun sistem pengawasan yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel, sehingga proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang.