DPRD Kukar Soroti Pemadaman Listrik Berulang, PLN Bakal Dipanggil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua dprd kukar, ahamd yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Ketua dprd kukar, ahamd yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Kukar Soroti Pemadaman Listrik Berulang, PLN Bakal Dipanggil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua dprd kukar, ahamd yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Ketua dprd kukar, ahamd yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Kukar Soroti Pemadaman Listrik Berulang, PLN Bakal Dipanggil

Ketua dprd kukar, ahamd yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menyoroti keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi. 

Gangguan pasokan listrik tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga dikeluhkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah perangkat elektronik.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani mengatakan akan segera berkoordinasi untuk membahas persoalan tersebut bersama pihak-pihak terkait, termasuk PT PLN (Persero).

Menurutnya, penyebab pemadaman listrik yang berulang perlu ditelusuri agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat. 

Hingga kini, DPRD belum memperoleh penjelasan secara menyeluruh mengenai faktor yang menyebabkan gangguan pasokan listrik tersebut.

“Sering mati lampu dan kemudian elektronik juga banyak yang rusak. Kemudian ‘kan kita belum menelisik penyebabnya, apa sih sebenarnya penyebab itu selalu mati lampu,” ujarnya.

Ahmad Yani menyebut DPRD akan mengupayakan rapat dalam waktu dekat dengan mengundang instansi dan pihak terkait.

Langkah ini diharapkan dapat membuka persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian konkret.

Ia juga membuka kemungkinan pembahasan dilakukan bersama pihak yang menangani distribusi bahan bakar minyak (BBM), termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) apabila diperlukan.

Menurutnya, persoalan kelistrikan dan ketersediaan BBM sama-sama berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

“Kalau perlu nanti PLN kita gabung dengan BBM supaya nanti rapatnya sama-sama. Penyelesaian juga sama-sama dan instansi pemerintah yang hadir juga mungkin sama-sama,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan tersebut perlu segera ditangani karena listrik dan BBM memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat serta aktivitas perekonomian.

DPRD Kukar, lanjutnya, ingin memastikan adanya komitmen yang jelas dari pihak terkait, baik dalam menjaga keandalan pasokan listrik maupun memenuhi kebutuhan BBM di daerah.

“Ini harus cepat diselesaikan, karena adalah kebutuhan masyarakat, hajat hidup orang banyak, termasuk PLN, termasuk BBM,” tegasnya.

Melalui rencana koordinasi dan rapat bersama tersebut, DPRD Kukar berharap penyebab gangguan listrik dapat diketahui dan langkah perbaikan segera dilakukan agar pemadaman berulang tidak terus merugikan masyarakat. (Adv)