Lurah Karang Rejo Andalkan Gotong Royong Perbaiki Siring Rumah Lansia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Lurah Karang Rejo, Budi. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Lurah Karang Rejo, Budi. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lurah Karang Rejo Andalkan Gotong Royong Perbaiki Siring Rumah Lansia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Lurah Karang Rejo, Budi. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Lurah Karang Rejo, Budi. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lurah Karang Rejo Andalkan Gotong Royong Perbaiki Siring Rumah Lansia

Lurah Karang Rejo, Budi. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN  - Lurah Karang Rejo, Budi, menyebut perbaikan siring rumah Marselina Rongre (75), seorang Lanjut Usia (Lansia) yang tinggal di kawasan perbukitan RT 22, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah telah rampung dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat.

Perbaikan dilakukan setelah kondisi siring tersebut dikhawatirkan membahayakan warga. Sebab, tepat di bawah bangunan terdapat fasilitas umum berupa akses jalan yang digunakan masyarakat untuk menuju permukiman di kawasan atas bukit.

Budi mengatakan, kondisi rumah Marselina kini sudah membaik berkat bantuan material dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta keterlibatan warga dalam proses pengerjaan. "Kondisi fisik rumah saat ini sudah baik, berkat adanya bantuan material yang diterima," ucap Budi, Jumat (23/10/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan BPBD berupa papan, kayu ulin, dan sejumlah bahan bangunan lainnya. 
Material tersebut digunakan untuk mendukung perbaikan, sementara proses pengerjaannya dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Menurutnya, gotong royong menjadi pilihan karena lokasi rumah berada di kawasan perbukitan dengan akses yang sempit. Kondisi tersebut membuat pengangkutan material dan pengerjaan di lokasi membutuhkan keterlibatan warga. "Aksesnya sempit, jadi kita gotong royong bersama warga," ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan siring yang berdekatan dengan fasilitas umum menjadi perhatian karena kondisinya berpotensi membahayakan pengguna jalan. 

Karena itu, perbaikan dilakukan melalui kerja sama warga dengan memanfaatkan bantuan material yang tersedia. "Sudah dikerjakan swadaya masyarakat, karena kan rumahnya dekat dengan fasilitas umum. Alhamdulillah sudah selesai," tuturnya.

Sebelumnya, kondisi siring tersebut menjadi keluhan Marselina. Lansia tersebut mengaku mendapat protes hingga ancaman dari warga karena kondisi bangunan yang dikhawatirkan berdampak terhadap keselamatan pengguna jalan di bawahnya.

Budi menyebut penanganan kondisi tersebut sebelumnya juga telah masuk dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Pemerintah kelurahan sempat mengupayakan percepatan pengerjaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Namun, perbaikan akhirnya dapat diselesaikan melalui bantuan material dan swadaya masyarakat. Dengan rampungnya pengerjaan tersebut, kondisi siring rumah Marselina kini telah diperbaiki, sehingga kekhawatiran terhadap kondisi bangunan di dekat akses jalan warga dapat ditangani. (Adv)