Persiba Dibantai Persipura 1-5, Pelatih Soroti Kesalahan Fatal dan Mental Pemain

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sayap kiri Persiba Balikpapan, Cerilus Seran belum bisa menyisir area pertahanan dalam laga melawan Persipura Jayapura, Jumat (23/10/2026). (Foto: Media Official Persiba Balikpapan)
Sayap kiri Persiba Balikpapan, Cerilus Seran belum bisa menyisir area pertahanan dalam laga melawan Persipura Jayapura, Jumat (23/10/2026). (Foto: Media Official Persiba Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Persiba Dibantai Persipura 1-5, Pelatih Soroti Kesalahan Fatal dan Mental Pemain

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sayap kiri Persiba Balikpapan, Cerilus Seran belum bisa menyisir area pertahanan dalam laga melawan Persipura Jayapura, Jumat (23/10/2026). (Foto: Media Official Persiba Balikpapan)
Sayap kiri Persiba Balikpapan, Cerilus Seran belum bisa menyisir area pertahanan dalam laga melawan Persipura Jayapura, Jumat (23/10/2026). (Foto: Media Official Persiba Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Persiba Dibantai Persipura 1-5, Pelatih Soroti Kesalahan Fatal dan Mental Pemain

Sayap kiri Persiba Balikpapan, Cerilus Seran belum bisa menyisir area pertahanan dalam laga melawan Persipura Jayapura, Jumat (23/10/2026). (Foto: Media Official Persiba Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Persipura Jayapura dalam lanjutan pekan ketujuh Liga 2 Pegadaian Championship di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (23/10/2026).

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim berjuluk Beruang Madu, terutama dalam menjaga konsentrasi dan mental bertanding ketika menghadapi tekanan di lapangan.

Pelatih karteker Persiba Balikpapan, Yus Arfandy menilai para pemain sebenarnya mampu menjalankan instruksi dengan baik pada babak pertama. 

Namun, kesalahan yang terjadi setelah jeda pertandingan membuat fokus tim menurun.

Menurutnya, Persiba sempat tampil cukup baik pada awal pertandingan, termasuk dalam mengantisipasi situasi bola mati dari koridor penalti dengan penjagaan satu lawan satu.

"Para pemain sebenarnya sudah menjalankan apa yang diinstruksikan dengan baik di babak pertama, namun rusak karena kesalahan kecil yang dibuat sendiri," ucap Yus dalam konferensi pers.

Memasuki babak kedua, Persiba berupaya meningkatkan serangan. Namun, kesalahan yang dinilai fatal justru memengaruhi permainan tim secara keseluruhan.

Yus mengatakan, kesalahan tersebut membuat pemain kehilangan fokus dan berdampak terhadap penampilan tim di lapangan.

Di tengah hasil buruk tersebut, Persiba juga harus kehilangan Ardi Ardiana pada awal pertandingan. Pemain itu ditarik keluar setelah mengalami benturan di bagian lutut dan mengeluhkan rasa sakit.

Yus menjelaskan, pergantian dilakukan setelah Ardi meminta untuk ditarik keluar karena kondisinya tidak memungkinkan melanjutkan pertandingan.

Persiba kini harus segera mengalihkan perhatian ke laga berikutnya melawan PSBS Biak. 

Yus menegaskan, kesiapan mental menjadi salah satu aspek yang akan diperhatikan, khususnya bagi pemain muda yang berpeluang mendapatkan kesempatan bermain.

"Pertandingan berikutnya kita fokus bagaimana melawan mereka agar pemain-pemain muda siap mental saat dipasang. Saat kesempatan itu diperoleh, semoga dia bisa memberikan yang terbaik dan bisa memenangkan pertandingan," katanya.

Yus juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter Persiba karena tim belum mampu memberikan hasil yang diharapkan.

Sementara penyerang Persiba Balikpapan, Arsa Ahmad menilai persoalan tim saat ini tidak semata-mata berkaitan dengan taktik permainan, tetapi juga mental para pemain saat bertanding.

"Untuk saya sendiri di situasi begini sebagai pemain, bukan lagi masalah taktik atau apa pun itu, ini sudah masalah mental. Kalau mental bertanding tidak ada, kalau mental bermain tidak ada, mending tidak usah masuk ke lapangan," tegas Arsa.

Evaluasi terhadap konsentrasi dan mental bertanding pun menjadi hal penting bagi Persiba untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Tim dituntut segera bangkit agar dapat kembali bersaing dalam lanjutan kompetisi.