Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Program Sekolah Lansia di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan.
Dalam waktu dekat, peserta program tersebut dijadwalkan mengikuti wisuda sebagai penanda penyelesaian tahapan pembelajaran.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar, Maman Setiawan mengatakan program Sekolah Lansia telah berjalan sebelum dirinya menjabat pada Februari 2026 lalu.
“Sudah jalan, bahkan kalau tidak salah dalam waktu dekat ini ada wisudanya nanti. Saya kan baru Februari kemarin, setahu saya sudah jalan dan ini mau wisuda,” ujarnya. Sabtu (24/10/2026)
Menurut Maman, Sekolah Lansia menjadi salah satu upaya untuk mendorong warga lansia tetap aktif dan produktif. Melalui program tersebut, para peserta diharapkan memiliki kegiatan positif sekaligus memperoleh pengetahuan untuk menjaga kesehatan pada masa tua.
Kegiatan pembelajaran di antaranya diarahkan untuk mengembangkan kreativitas, seperti membuat kerajinan tangan.
Selain itu, para lansia juga mendapatkan pemahaman mengenai penerapan pola hidup sehat.
Program ini diharapkan dapat mengurangi aktivitas pasif di kalangan lansia. Dengan memiliki kegiatan dan lingkungan sosial, mereka dapat menjalani masa tua secara lebih aktif serta menjaga kondisi fisik dan mental.
“Intinya itu memberikan mereka supaya ada kreativitas, kemudian menjalani pola hidup sehat,” jelasnya.
Maman menyebutkan, Sekolah Lansia telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan di Kukar.
Namun, ia belum mengetahui secara terperinci jumlah angkatan yang akan diwisuda maupun tahapan pembelajaran yang telah diselesaikan peserta.
Dalam program tersebut, terdapat beberapa tingkatan pembelajaran, mulai dari standar satu, standar dua, hingga standar tiga.
Untuk pelaksanaan wisuda, DP2KB Kukar masih berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna memperoleh arahan, terutama terkait penyelenggaraan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran.
Persiapan tersebut mencakup kebutuhan seremoni, undangan peserta, hingga penyediaan sertifikat bagi lansia yang menyelesaikan pembelajaran.
Ia berharap Sekolah Lansia dapat terus memberikan manfaat bagi para peserta, terutama dalam meningkatkan kreativitas, menjaga kesehatan, dan mendorong mereka tetap aktif menjalani kehidupan sehari-hari. (Adv)



