KORMI Nunukan Asah Ketangkasan Atlet Airsoftgun, Bidik Prestasi di FORNAS 2027

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Border Airsoft Tournament (BEAST) 3on3  yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)
Border Airsoft Tournament (BEAST) 3on3 yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KORMI Nunukan Asah Ketangkasan Atlet Airsoftgun, Bidik Prestasi di FORNAS 2027

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Border Airsoft Tournament (BEAST) 3on3  yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)
Border Airsoft Tournament (BEAST) 3on3 yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KORMI Nunukan Asah Ketangkasan Atlet Airsoftgun, Bidik Prestasi di FORNAS 2027

Border Airsoft Tournament (BEAST) 3on3 yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan terus memperkuat pembinaan olahraga rekreasi melalui kompetisi yang melibatkan pegiat dari berbagai daerah di Kalimantan Utara (Kaltara). 

Salah satunya melalui perlombaan airsoftgun yang digelar di Lapangan Stadion Sei Bilal, Nunukan.

Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi para peserta untuk menguji kemampuan membidik, ketepatan, strategi dan konsentrasi. 

Sebanyak 49 peserta dari sejumlah daerah di Kaltara tercatat mengikuti perlombaan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi.

Dalam kompetisi yang digelar melalui Indonesian Airsofter Association (INASSOC) itu, terdapat kategori Close Tournament (CT) Airsoftgun, yakni CT Spring U-18 dan AIG Overall. 

Pertandingan diikuti peserta putra dan putri dari berbagai induk organisasi olahraga (inorga) yang berasal dari Nunukan, Tarakan dan Malinau.

Ketua KORMI Nunukan, H Akbar Ali mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi wadah bagi penggemar airsoftgun untuk menyalurkan minat dan bakat. 

Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membangun mental bertanding sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas olahraga rekreasi di Kaltara.

Menurut dia, pengalaman bertanding dalam kompetisi semacam ini penting untuk meningkatkan kesiapan peserta menghadapi kejuaraan yang lebih besar, termasuk Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap silaturahmi antarpegiat olahraga rekreasi di wilayah Kaltara semakin erat. Ajang ini juga menjadi sarana membentuk karakter dan mental peserta agar lebih siap menghadapi FORNAS 2027 di Palu,” ujar Akbar.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi modal positif bagi pengembangan olahraga airsoftgun di daerah. Terlebih, sejumlah peserta telah memiliki pengalaman mengikuti kejuaraan sebelumnya, sehingga kompetisi ini dapat dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi hasil latihan.

Akbar berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet potensial dari Kaltara yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Harapannya, dari ajang ini akan lahir atlet-atlet unggul yang siap meraih medali pada FORNAS di Palu nanti,” tambahnya.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi juga disampaikan Ketua Pengurus Daerah (Kapengda) Kaltara, Agus Susanto.

Ia menilai Kabupaten Nunukan mampu menjadi tuan rumah dengan persiapan yang baik, mulai dari penyiapan arena hingga pengaturan teknis pertandingan.

Menurut Agus, kesiapan penyelenggara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kompetisi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan olahraga rekreasi di daerah.

“Nunukan luar biasa sebagai tuan rumah. Persiapannya matang, mulai dari arena hingga teknis pelaksanaan. Semoga ke depan penyelenggaraannya semakin meriah dan kategori perlombaan yang dipertandingkan dapat ditambah,” ungkap Agus.

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi pembinaan di tingkat kabupaten dan kota agar atlet memiliki kemampuan yang kompetitif ketika menghadapi ajang nasional.

Agus meminta seluruh pengurus cabang di Kaltara terus mengoptimalkan pembinaan, meningkatkan kualitas latihan, serta mempersiapkan atlet secara terarah untuk menghadapi FORNAS 2027.

Melalui kompetisi ini, KORMI Nunukan diharapkan tidak hanya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan atlet potensial.