Mesin Speedboat Mati di Perairan Muara Bulungan, Lima Orang Termasuk Anak Enam Tahun dalam Pencarian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pencarian speedboat rute Bulungan - Tarakan yang mati mesin dengan membawa lima orang penumpang (Foto: SAR Tarakan)
Pencarian speedboat rute Bulungan - Tarakan yang mati mesin dengan membawa lima orang penumpang (Foto: SAR Tarakan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mesin Speedboat Mati di Perairan Muara Bulungan, Lima Orang Termasuk Anak Enam Tahun dalam Pencarian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pencarian speedboat rute Bulungan - Tarakan yang mati mesin dengan membawa lima orang penumpang (Foto: SAR Tarakan)
Pencarian speedboat rute Bulungan - Tarakan yang mati mesin dengan membawa lima orang penumpang (Foto: SAR Tarakan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mesin Speedboat Mati di Perairan Muara Bulungan, Lima Orang Termasuk Anak Enam Tahun dalam Pencarian

Pencarian speedboat rute Bulungan - Tarakan yang mati mesin dengan membawa lima orang penumpang (Foto: SAR Tarakan)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin 

BULUNGAN – Sebuah kapal cepat atau speedboat mengalami mati mesin di perairan Muara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (24/10/2026). 

Sebanyak lima orang yang berada di dalam kapal tersebut dilaporkan masih dalam pencarian oleh tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril mengaku menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 11.15 WITA dari salah seorang penumpang bernama Isak (46).

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden itu terjadi sekitar pukul 10.50 WITA ketika speedboat yang membawa lima orang tersebut mengalami mati mesin saat dalam perjalanan kembali menuju Tarakan.

Kapal mengalami gangguan mesin di tengah kondisi cuaca berkabut. Setelah kejadian, salah seorang penumpang meneruskan informasi tersebut kepada Kantor SAR Tarakan untuk meminta bantuan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menyiapkan personel dan peralatan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di lokasi kejadian,” ujar Syahril dalam keterangan resminya.

Kelima orang yang berada di dalam kapal tersebut terdiri atas empat orang dewasa dan seorang anak perempuan berusia enam tahun. Seluruhnya diketahui beralamat di Tarakan.

Mereka adalah Isak (46), Hendrawan (29), Nazarudin (35), Kartina (31) dan Yumi (6).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan melaksanakan pengarahan sebelum bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 11.30 WITA. 

Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WITA untuk melakukan upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi terhadap para korban.

Lokasi kejadian berada di perairan Muara, Kabupaten Bulungan, pada koordinat 3° 8' 15,56" LU dan 117° 29' 14,24" BT. 

Jaraknya diperkirakan sekitar 13,36 mil laut dari Kantor SAR Tarakan, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam melalui jalur laut.

"Dalam operasi hari pertama tersebut, Kantor SAR Tarakan mengerahkan satu unit kapal Rescue Dimex, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03, satu set perlengkapan medis, serta dua unit alat komunikasi," ujarnya.

Tim SAR terus melakukan upaya penanganan sesuai rencana operasi untuk menemukan dan mengevakuasi seluruh penumpang speedboat tersebut. 

Perkembangan mengenai kondisi dan keberadaan kelima orang itu masih menunggu hasil pencarian di lapangan.