Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengkoneksikan jaringan pipa distribusi air bersih antara wilayah Kecamatan Waru dengan Kecamatan Penajam.
Konektivitas jaringan perpipaan antar kecamatan ini dilakukan untuk membantu pasokan air bersih dari Kecamatan Waru ke wilayah Kecamatan Penajam lantaran produksi air bersih Water Treatment Plant (WTP) Lawe-Lawe yang melayani kebutuhan air bersih wilayah Kecamatan Penajam telah mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Krisis air baku di musim kemarau sedang dialami Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT), sehingga kapasitas produksi air bersih WTP Lawe-Lawe hanya 10 persen dari kapasitas normal 170 liter per detik.
“Konektivitas jaringan perpipaan dilakukan agar WTP Waru dapat membantu pasokan air bersih ke wilayah Kecamatan Penajam,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, Sabtu (24/10/2026).
Tohar mengungkapkan, konektivitas jaringan perpipaan antar kecamatan ini belum berjalan optimal. Karena, tekanan air yang didistribusikan dari WTP Waru ke wilayah Kecamatan Penajam sangat lemah.
“Konektivitas jaringan perpipaan antara Waru dengan Penajam, belum maksimal karena tekanan airnya masih lemah,” bebernya.
Tohar menyatakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU dan Perumda AMDT telah diminta untuk melakukan identifikasi terkait dengan kendala teknis penyaluran air bersih dari wilayah Kecamatan Waru ke Kecamatan Penajam.
“Identifikasi perlu dilakukan untuk mencari akar masalahnya serta bagaimana cara mengatasinya. Apakah nantinya memerlukan mesin pompa dengan kapasitas yang tinggi untuk mendorong air ke wilayah Penajam atau diperlukan juga pembangunan reservoir,” terangnya.
Tohar menekankan, setelah kendala teknis berhasil dipecahkan, baru dilakukan perhitungan pembiayaan. Pemerintah daerah berupaya menyelesaikan kendala konektivitas pendistribusian air bersih dari Kecamatan Waru ke Kecamatan Penajam untuk meminimalisir krisis air bersih yang dialami di wilayah layanan WTP Lawe-Lawe.
“Sembari mencari solusi mengenai pendistribusian air bersih dari Waru ke Penajam, kami juga mencari sumber air baku alternatif untuk mensupport kebutuhan air baku WTP Lawe-Lawe,” pungkasnya. (Adv)


