Banner ADV

DPMPTSP Berau Buka Layanan Perizinan di Tengah Keramaian Expo

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Stan DPMPTSP Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Stan DPMPTSP Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMPTSP Berau Buka Layanan Perizinan di Tengah Keramaian Expo

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Stan DPMPTSP Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Stan DPMPTSP Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMPTSP Berau Buka Layanan Perizinan di Tengah Keramaian Expo

Stan DPMPTSP Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin

TANJUNG REDEB – Pengurusan izin usaha hingga konsultasi administrasi bisa dilakukan langsung di tengah kemeriahan Berau Expo 2026.

Di stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Berau, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi investasi, tetapi juga dapat mengakses sejumlah layanan publik tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.

Langkah ini menjadi upaya DPMPTSP memangkas jarak antara pelayanan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Selama Berau Expo berlangsung dari tanggal 16–25 Oktober 2026, stan tersebut disulap menjadi mini Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menghadirkan beragam layanan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait.

Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, menjelaskan bahwa pendekatan pelayanan langsung di lokasi pameran memungkinkan masyarakat memanfaatkan waktu berkunjung untuk menyelesaikan berbagai urusan administrasi.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang melihat pameran, tetapi juga bisa pulang membawa manfaat. Ada layanan yang dapat diakses langsung, termasuk konsultasi dan pengurusan perizinan usaha,” ujarnya.

Salah satu layanan yang mendapat perhatian ialah pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran petugas di stan memudahkan masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai legalitas usaha maupun tahapan pengurusannya.

DPMPTSP juga memperkenalkan sistem perizinan digital melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan Sistem Informasi Perizinan Online dan Tracking (SIWALET). Kedua sistem tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal proses perizinan yang dapat diakses secara daring.

Tak berhenti pada urusan usaha, konsep mini MPP turut menghadirkan pelayanan lintas instansi. Pengunjung dapat memperoleh layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hingga layanan perpajakan dan administrasi kendaraan dari instansi terkait.

Menurut Nanang, pola pelayanan seperti ini menjadi cara untuk memperluas jangkauan layanan pemerintah, terutama bagi masyarakat yang belum mengetahui jenis pelayanan yang tersedia maupun prosedur untuk mengaksesnya.

Di sisi lain, DPMPTSP turut memanfaatkan Berau Expo sebagai etalase untuk menunjukkan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Berau. Keragaman sektor yang berpartisipasi dinilai menjadi gambaran bahwa peluang ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada satu bidang.

Nanang menyebut, dibandingkan penyelenggaraan pada 2024, peserta dari kalangan usaha pada expo tahun ini semakin beragam. Sejumlah sektor yang terlibat antara lain perhotelan, alat berat, elektronik, serta berbagai bidang usaha lainnya.

“Partisipasi pelaku usaha sekarang semakin beragam. Ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa Berau memiliki ruang usaha di berbagai sektor yang berpotensi terus dikembangkan,” jelasnya.

Keberagaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Berau di mata calon investor. Dengan semakin banyaknya sektor usaha yang diperkenalkan, peluang kerja sama dan pengembangan kegiatan ekonomi daerah juga terbuka lebih luas.

Interaksi masyarakat dengan petugas di stan DPMPTSP pun berlangsung setiap hari, terutama untuk berkonsultasi mengenai layanan UMKM dan pengurusan NIB. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan layanan langsung di lokasi pameran dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus memanfaatkan fasilitas pemerintah.

Nanang berharap, Berau Expo 2026 mampu memberikan manfaat lebih dari sekadar promosi produk dan potensi daerah. Kemudahan akses pelayanan serta informasi investasi diharapkan dapat mendorong pelaku usaha mengembangkan bisnisnya sekaligus memperkuat iklim investasi di Kabupaten Berau.

“Harapannya, masyarakat semakin mudah mengakses layanan perizinan dan pelaku usaha semakin memahami peluang yang tersedia. Dengan begitu, kegiatan ini bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Berau,” pungkasnya. (Adv)