Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan pembangunan gedung empat lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) ke Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Kalimantan Timur (Kaltim), Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Rencana pembangunan gedung layanan empat lantai RSUD RAPB sudah kami usulkan ke Kementerian PPU melalui Satker PPS Kaltim,” kata Bupati PPU, Mudyat Noor, Sabtu (24/10/2026).
Bupati mengungkapkan, Kementerian PPU meminta pemerintah daerah melengkapi dokumen administrasi untuk usulan pembangunan gedung empat lantai RSUD RAPB.
Salah satu dokumen yang harus dipersiapkan pemerintah daerah adalah Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan pembangunan gedung empat lantai RSUD.
Dokumen DED telah disiapkan sejak 2020 lalu, namun dalam DED ini perlu dilakukan review Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk menyesuaikan perkembangan harga material bangunan.
Selain itu, pemerintah daerah juga harus menyiapkan dokumen Penetapan Lokasi (Penlok) pembangunan gedung empat lantai RSUD. Pemerintah daerah telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Penlok gedung empat lantai RSUD.
Lokasi pembangunan gedung empat lantai berada dalam kawasan RSUD RAPB di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
“Kami sudah melakukan pertemuan dengan Satker PPS Kaltim, mereka mengarahkan agar pemerintah daerah melengkapi administrasi yang dipersyaratkan supaya usulan pembangunan gedung empat lantai RSUD bisa diproses lebih lanjut oleh Kementerian PU,” terangnya.
Mudyat menyatakan, pemerintah daerah merencanakan pembangunan gedung layanan empat lantai RSUD RAPB sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Benuo Taka.
Pembangunan gedung empat lantai yang peruntukkan fasilitas ruang rawat kelas II, kelas I dan VIP diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp300 miliar.
Kebutuhan anggaran pembangunan gedung empat lantai yang cukup besar sehingga pemerintah daerah membutuhkan support dari pemerintah daerah.
“Kemampuan fiskal daerah sangat terbatas, karena itu kami berharap pemerintah pusat membantu merealisasikan pembangunan gedung layanan empat lantai tersebut. Tidak ada masalah kalau pembangunannya ditangani langsung oleh pusat, yang penting gedung empat lantai terealisasi pembangunannya dan bermanfaat bagi masyarakat PPU,” pungkasnya. (Adv)


