Sopan Sopian Soroti Akses Beasiswa bagi Pelajar Kurang Mampu

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sopan Sopian Soroti Akses Beasiswa bagi Pelajar Kurang Mampu

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sopan Sopian Soroti Akses Beasiswa bagi Pelajar Kurang Mampu

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pelajar dari keluarga kurang mampu jangan sampai kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan. Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian, mengingatkan pemerintah daerah agar pelaksanaan Beasiswa Kukar Idaman benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Sopan, program beasiswa yang dibiayai pemerintah daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses seleksi hingga penetapan penerima.

“Kita ingin Beasiswa Kukar Idaman ini benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang memang membutuhkan beasiswa,” tuturnya. Minggu (25/10/2026)

Legislator Fraksi Gerindra tersebut menilai, pemerintah perlu memastikan setiap calon penerima memenuhi kriteria sesuai kategori beasiswa yang dipilih. Hal ini penting agar bantuan diberikan secara adil, baik kepada pelajar yang memiliki prestasi maupun mereka yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan.

Ia menegaskan, kategori beasiswa prestasi harus diberikan kepada pelajar yang memang memiliki capaian sesuai persyaratan. Proses seleksi pun harus dilakukan secara cermat agar penetapan penerima sesuai dengan tujuan program.

“Jika penerima beasiswa berasal dari kategori berprestasi, maka kita harus memastikan bahwa mereka memang anak-anak yang berprestasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Sopan mengingatkan agar kondisi ekonomi keluarga turut menjadi perhatian dalam penyaluran bantuan pendidikan. Ia tidak ingin pelajar dari keluarga kurang mampu justru tersisih dari program yang seharusnya dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan Beasiswa Kukar Idaman. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan mekanisme seleksi berjalan sesuai ketentuan dan anggaran pendidikan dimanfaatkan secara optimal.

Sopan berharap perbaikan pelaksanaan program dapat memperluas manfaat beasiswa, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Tenggarong.

“Jangan sampai anak-anak yang kurang mampu justru terabaikan dan akhirnya tidak mendapatkan beasiswa,” pungkasnya. (Adv)