21 Gerai KDKMP Sudah Dibangun, Diskumi Samarinda Siapkan Langkah Pra-Operasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
KDKMP yang berlokasi di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
KDKMP yang berlokasi di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

21 Gerai KDKMP Sudah Dibangun, Diskumi Samarinda Siapkan Langkah Pra-Operasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
KDKMP yang berlokasi di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
KDKMP yang berlokasi di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

21 Gerai KDKMP Sudah Dibangun, Diskumi Samarinda Siapkan Langkah Pra-Operasional 

KDKMP yang berlokasi di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Program Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Samarinda terus menunjukkan kemajuan fisik yang signifikan. 

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dan Perindustrian (Diskumi) Kota Samarinda mengonfirmasi bahwa sebanyak 21 gerai KDKMP dari target total 59 kelurahan kini telah selesai dibangun dan siap melangkah ke tahap persiapan operasional.

Sebagai langkah awal menuju operasional penuh, Diskumi Kota Samarinda segera mengumpulkan seluruh jajaran pengurus, pengawas, hingga manajer KDKMP yang ditunjuk untuk menyelaraskan skema tata kelola dan arahan teknis usaha di lapangan. 

Kepala Diskumi Kota Samarinda, Jumaramdhana Alus, menyampaikan bahwa dari 21 lokasi gerai yang telah berdiri melalui pembangunan fisik oleh TNI dan pendanaan Agrinas, sebanyak 20 gerai gelombang pertama telah dikategorikan layak guna, meskipun masih memerlukan penyempurnaan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung.

“Pada prinsipnya bangunan sudah siap dan layak, tetapi ada catatan kelengkapan fasilitas pendukung yang masih kami koordinasikan dengan pusat,” terang Jumaramdhana.

Ia menjelaskan, belum dilakukannya operasional serentak secara penuh disebabkan oleh belum sampainya beberapa sarana vital di lokasi gerai. Di antaranya mencakup pendingin ruangan (AC), etalase jualan, mini showcase, freezer pendingin bahan makanan, hingga fasilitas bed untuk klinik koperasi.

Meski gerai fisik utama masih melengkapi sarpras, Jusmaramdhana mengatakan aktivitas usaha KDKMP sejatinya telah mulai berjalan secara bertahap. Salah satunya di Kelurahan Lempake yang memanfaatkan fasilitas tempat sementara sejak pelaksanaan program. Selain itu, dukungan logistik juga mulai terealisasi, seperti di KDKMP Kelurahan Sungai Kujang yang telah menerima alokasi satu unit truk dan satu unit armada double cabin.

“Kami ingin operasional berjalan serentak dengan ketersediaan sarpras yang lengkap sesuai standar awal. Untuk barang jualan dan rantai pasok, nantinya pengurus koperasi akan memfasilitasi kerja sama melalui Agrinas. Ditegaskan bahwa KDKMP hadir bukan untuk mematikan usaha lokal warga, melainkan merangkul dan memasarkan potensi produk lokal daerah,” tambahnya.

Terkait dengan sisa kelurahan yang belum terbangun, Jumaramdhana tidak menampik bahwa keterbatasan lahan pemkot menjadi kendala utama di wilayah perkotaan seperti Samarinda. Kebutuhan ideal lahan KDKMP yang mencapai minimal 600 meter persegi untuk mengakomodasi bangunan utama, area loading dock kendaraan, serta akses logistik sangat sulit ditemukan di kawasan padat penduduk seperti Samarinda Kota maupun Samarinda Ulu.

Beberapa lahan yang direkomendasikan BPKAD Kota Samarinda bahkan harus ditinjau ulang karena luasan permukaannya yang belum memenuhi spesifikasi teknis penunjang.

Guna mengatasi kebuntuan tersebut, Diskumi Samarinda terus aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat untuk menjajaki berbagai opsi regulasi, termasuk opsi penyewaan lahan yang fleksibel.

21 KDKMP yang telah selesai dibangun yaitu berada di Kelurahan Karang Asam Ulu, Harapan Baru, Sungai Kapih, Gunung Lingai, Tanah Merah, Lempake, Sempaja Utara, Sempaja Barat, Pulau Atas, Bukti Pinang, Makroman, Sungai Keledang, Handil Bakti, Tani Aman, Loa Buah, Bukuan, Rawa Makmur, Sambutan, Simpang Tiga, Simpang Pasir, Loa Bakung. 

“Harapan kita bersama, seluruh proses persiapan ini dapat tuntas secepatnya sehingga keberadaan KDKMP dapat segera memberikan manfaat ekonomi nyata bagi seluruh masyarakat Kota Samarinda,” tegasnya. (Adv)