Banner ADV

Empat Tahun Berturut-turut, Kukar Raih Peringkat Pertama Pengendalian Inflasi se-Kalimantan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Empat Tahun Berturut-turut, Kukar Raih Peringkat Pertama Pengendalian Inflasi se-Kalimantan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Empat Tahun Berturut-turut, Kukar Raih Peringkat Pertama Pengendalian Inflasi se-Kalimantan

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan prestasi dalam pengendalian inflasi daerah dengan mempertahankan peringkat pertama di wilayah Pulau Kalimantan selama empat tahun berturut-turut. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas perekonomian.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang terus bekerja menjaga kestabilan harga dan kondisi ekonomi masyarakat.

“Kalau di Kukar, ada dua tim yang menjaga geliat perekonomian, baik di daerah maupun sampai tingkat nasional. Pertama, Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID. Kukar selalu menjadi juara pertama untuk wilayah Pulau Kalimantan. Sudah empat tahun berturut-turut kita bisa mengendalikan inflasi di Kabupaten Kukar dan menjadi juara pertama,” ujarnya.

Aulia menyebutkan, penilaian dilakukan berdasarkan wilayah kepulauan. Dalam pengumuman terbaru, Kukar kembali menempati posisi pertama untuk kawasan Pulau Kalimantan.

“Kemarin juga sudah diumumkan bahwa kita menjadi juara pertama tingkat Pulau Kalimantan karena penilaiannya berdasarkan wilayah pulau,” katanya.

Selain menjaga stabilitas harga melalui TPID, Pemkab Kukar juga mendorong perluasan akses keuangan masyarakat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Menurut Aulia, upaya pencapaian target TPAKD masih terus berjalan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui program Kredit Kukar Idaman Terbaik yang ditujukan untuk mendukung akses pembiayaan bagi masyarakat.

“Kalau untuk TPAKD, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, kita sedang mengejar targetnya. Salah satu implementasinya adalah Kredit Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan salah satu wujud program TPAKD,” jelasnya.

Melalui dua tim tersebut, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan perekonomian dari sisi stabilitas harga sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Pengendalian inflasi menjadi bagian penting untuk menjaga daya beli masyarakat, sedangkan perluasan akses pembiayaan diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan usaha di Kukar. (Adv)