Paser Perkuat Satu Data Indonesia demi Kebijakan Tepat Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemkab Paser menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI). (Foto : Prokopim Paser)
Pemkab Paser menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI). (Foto : Prokopim Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paser Perkuat Satu Data Indonesia demi Kebijakan Tepat Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemkab Paser menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI). (Foto : Prokopim Paser)
Pemkab Paser menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI). (Foto : Prokopim Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paser Perkuat Satu Data Indonesia demi Kebijakan Tepat Sasaran

Pemkab Paser menggelar Forum Satu Data Indonesia (SDI). (Foto : Prokopim Paser)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Bambang Irawan 

TANA PASER - Perbedaan data antarinstansi bukan sekadar masalah teknis, namun menjadi hal yang krusial dan dapat menimbulkan keraguan saat mengambil keputusan, bahkan menyebabkan program pembangunan tidak tepat sasaran.

Hal itu uang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berupaya untuk mengintegrasikan data di setiap instansi. Teranyar, diselenggarakan Forum Satu Data Indonesia (SDI) di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser.

Sekda Paser, Katsul Wijaya mengatakan, kebijakan yang baik lahir dari data yang berkualitas. Penyusunan rencana pembangunan, penentuan prioritas anggaran, hingga penilaian keberhasilan program hanya akan tepat sasaran jika didukung oleh data yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Diperlukan keseragaman standar, definisi, serta tata cara pengelolaan data agar dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh seluruh instansi terkait,” kata Katsul Wijaya, Minggu (25/10/2026).

Upaya Paser membangun sistem data yang terpadu telah membuahkan hasil yang cukup signifikan. Portal Satu Data Paser (data.paserkab.go.id) telah beroperasi sejak tahun 2023, dan hingga akhir tahun 2025 telah menampilkan 1.275 kumpulan data dari 41 instansi pemerintah daerah.

Terbitnya Buku Data dan Statistik Sektoral Pembangunan 2025, hasil kerja sama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) dengan Badan Pusat Statistik (BPS), menjadi acuan resmi data pembangunan daerah.

Nilai Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2025 mencapai 3,27 dengan kategori Baik, mengalami peningkatan dibandingkan capaian 2,90 pada tahun sebelumnya. 

Di tengah pencapaian yang positif, Paser terus berbenah. Sejumlah aspek masih perlu diperbaiki, antara lain pemerataan jumlah data antarinstansi, kelengkapan dan pemutakhiran data, penyajian data dalam format yang mudah digunakan.

Serta penerapan standar dan informasi penjelasan data secara konsisten. Kemampuan pengelola data di tingkat instansi, kecamatan, hingga desa juga perlu terus ditingkatkan. Paser juga menargetkan Indeks Pembangunan Statistik minimal 2,6 dengan kategori Baik. 

"Alhamdulillah, tingkat kelengkapan data tahun 2025 sudah mencapai 100 persen. Terima kasih kepada seluruh pengelola data Satu Data di instansi dan kecamatan atas kerja sama yang baik, serta dukungan penuh dari Bappedalitbang, BPS, dan Diskominfostaper," tutur Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfostaper Paser, Puji Widyastanti.

Pada tahun 2026, perhatian utama diarahkan pada penggunaan sistem digital melalui aplikasi e-Walidata, penerapan standar data dan informasi penjelasan data secara menyeluruh, serta penguatan pemeriksaan data terpadu agar tidak terjadi pengulangan pelaporan yang tidak perlu. 

Melalui forum ini, seluruh instansi diharapkan semakin berkomitmen untuk menghasilkan data yang berkualitas, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penguatan Satu Data Indonesia diharapkan menjadi dasar yang kokoh bagi penyusunan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan yang lebih efektif, terukur, serta sejalan dengan visi besar daerah: Paser TUNTAS, Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.