Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki program stimulus untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif serta pegiat seni dan budaya. Besaran bantuan yang diberikan bervariasi, menyesuaikan bentuk kegiatan maupun festival yang diselenggarakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan stimulus tersebut tidak diberikan dengan nominal tetap kepada setiap kelompok. Dukungan disesuaikan dengan kegiatan yang diajukan dan dinilai memenuhi kriteria.
“Untuk stimulus bagi pelaku ekonomi kreatif dan pegiat seni budaya, programnya memang sudah ada. Namun, bantuan tersebut tidak diberikan dengan nominal yang sama untuk setiap kelompok. Besarannya masih bervariasi dan disesuaikan dengan bentuk kegiatan atau festival yang diselenggarakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mekanisme stimulus tersebut berbeda dengan bantuan yang memiliki nominal tetap untuk setiap rukun tetangga (RT) atau kelompok masyarakat. Dukungan dari Dispar lebih berorientasi pada kegiatan yang dinilai sesuai dengan program pengembangan pariwisata daerah.
Sejauh ini, sejumlah kegiatan telah menerima stimulus dari Dispar Kukar, di antaranya Pesta Laut, Erau Namang, dan Reggae Pesisir.
Sementara itu, kelompok ekonomi kreatif yang mengajukan bantuan secara khusus harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu. Tahapan tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan kelompok sebelum dukungan diberikan.
Di sisi lain, Awang menyebut jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kukar diperkirakan mencapai ribuan orang. Potensi tersebut sejalan dengan perkembangan sektor ekonomi kreatif yang terus meluas, termasuk dari sisi jumlah subsektornya.
Jika sebelumnya terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif, kini jumlahnya berkembang menjadi 21 subsektor.
"Perkembangan ini membuka peluang bagi beragam bidang usaha dan komunitas untuk tumbuh di Kukar," ucapnya.
Salah satu bidang yang turut berkembang ialah modifikasi kendaraan, termasuk sepeda motor. Aktivitas tersebut juga terlihat dalam kegiatan Reggae Pesisir yang menghadirkan pameran motor modifikasi.
Menurutnya, bertambahnya subsektor ekonomi kreatif diharapkan dapat mendorong kemunculan lebih banyak komunitas dan pelaku usaha kreatif di Kukar.
Keberadaan komunitas tersebut juga berpotensi mendukung pengembangan pariwisata melalui penyelenggaraan festival maupun kegiatan yang memiliki daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Dengan adanya program stimulus, Dispar Kukar berharap pelaku ekonomi kreatif serta pegiat seni dan budaya dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat sektor pariwisata daerah. (Adv)



