Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bakal memberikan bonus atlet yang berprestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan diselenggarakan di Kabupaten Paser pada November 2026.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar mengatakan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PPU telah mengajukan usulan bonus atlet ke pemerintah daerah melalui Disdikpora PPU.
Besaran bonus atlet yang diusulkan KONI sebesar Rp75 juta untuk medali emas. Besaran bonus yang diusulkan ke Pemkab PPU tersebut lebih besar dari bonus atlet di Porprov Kaltim sebelumnya hanya Rp30 juta untuk medali emas, Rp17 juta medali perak dan Rp10 juta medali perunggu.
“KONI PPU sudah mengusulkan bonus atlet yang berprestasi di Porprov Kaltim 2026 sebesar Rp75 juta untuk medali emas,” kata Muhtar, Senin (26/10/2026).
Rencana pemberian tali asih kepada atlet berprestasi di Porprov Kaltim 2026, kata Muhtar, masih dalam proses pembahasan di internal Pemkab PPU. Dalam pengalokasian anggaran bonus atlet akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, alokasi anggaran bonus atlet dari kabupaten/kota di Kaltim juga akan menjadi rujukan sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan bonus atlet PPU.
“Rencana pemberian bonus atlet yang meraih medali di Porprov Kaltim 2026 masih dalam proses pembahasan,” ujarnya.
Pemkab PPU memastikan akan memberikan bonus bagi atlet yang mengukir prestasi di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Namun, sampai saat ini pemerintah daerah belum memutuskan besaran bonus yang akan dialokasikan di APBD.
Karena bonus atlet yang diusulkan KONI PPU sebesar Rp75 juta untuk medali emas masih perlu dibahas lebih lanjut sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“Bonus Rp75 juta untuk medali emas yang diusulkan oleh KONI belum diputuskan, karena harus dibahas terlebih dahulu,” pungkasnya. (Adv)


