Cegah Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Perkuat Vaksinasi HPV bagi ASN Perempuan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Pelaksanaan program vaksinasi HPV di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pelaksanaan program vaksinasi HPV di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Perkuat Vaksinasi HPV bagi ASN Perempuan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Pelaksanaan program vaksinasi HPV di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pelaksanaan program vaksinasi HPV di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Perkuat Vaksinasi HPV bagi ASN Perempuan

Pelaksanaan program vaksinasi HPV di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Perlindungan kesehatan perempuan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) untuk mencegah kanker serviks. 

Hingga saat ini, sebanyak 419 peserta telah mendapatkan vaksinasi HPV, termasuk peserta yang telah menuntaskan tiga dosis vaksin.

Program tersebut menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan beserta keluarga di lingkungan Pemkot Balikpapan. 

Pelaksanaannya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) 2026 melalui kolaborasi Pemkot Balikpapan, Korpri, PT Bio Farma, dan tenaga kesehatan.

Asisten III Sekretariat Kota (Setkot) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan pegawai sekaligus upaya membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

"Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Korpri Balikpapan, PT Bio Farma, seluruh tenaga kesehatan dan panitia yang telah bekerja sama menyelenggarakan kegiatan ini," ucap dr Dio dalam kegiatan vaksinasi HPV, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, pengabdian ASN tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. 

Kesehatan pegawai beserta keluarganya juga menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian.

Karena itu, upaya pencegahan penyakit perlu dibangun sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. 

Masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga mengalami gangguan kesehatan untuk mulai melakukan langkah perlindungan diri.

"Menjaga kesehatan tidak boleh menunggu sampai kita jatuh sakit. Kita perlu membangun kesadaran untuk melakukan pencegahan, menjalani pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia sesuai kebutuhan," jelasnya.

Ia menambahkan, vaksinasi HPV dapat membantu mengurangi risiko infeksi HPV yang berkaitan dengan kanker serviks. 

Namun, upaya pencegahan juga perlu disertai edukasi serta pemeriksaan kesehatan sesuai usia dan rekomendasi tenaga medis.

dr Dio pun mengingatkan peserta agar memperhatikan jadwal vaksinasi lanjutan hingga seluruh dosis yang dianjurkan terpenuhi. 

Seluruh kepala perangkat daerah juga diminta membantu menyosialisasikan program tersebut kepada ASN perempuan di lingkungan kerja masing-masing, termasuk informasi mengenai persyaratan dan jadwal pelaksanaannya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan, Alwiati menegaskan bahwa pencegahan kanker serviks perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan. Selain vaksinasi, edukasi dan pemeriksaan untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini juga menjadi bagian penting.

Menurutnya, program vaksinasi HPV tidak hanya menyasar perempuan usia produktif di lingkungan Pemkot Balikpapan. Pemerintah juga memberikan vaksinasi kepada anak-anak melalui program imunisasi di sekolah, dengan sasaran siswa kelas V dan VI sekolah dasar serta kelas IX.

"Vaksin HPV merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya infeksi penyebab kanker serviks," papar Alwiati yang sekaligus Ketua Panitia HUT ke-55 Korpri.

Ia menyebutkan, kanker serviks masih menjadi ancaman kesehatan perempuan. 

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang disampaikannya, pada 2022 terdapat sekitar 660 ribu kasus kanker serviks di dunia dengan jumlah kematian mencapai sekitar 350 ribu jiwa.

Di Indonesia, pada periode yang sama diperkirakan terdapat sekitar 36 ribu kasus baru dan 21 ribu kematian akibat penyakit tersebut.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, Dinkes Balikpapan juga melaksanakan pemeriksaan HPV DNA sebagai metode skrining untuk mendeteksi keberadaan HPV berisiko tinggi.

"Selain pemberian vaksinasi HPV, kami juga melakukan skrining HPV DNA," ungkapnya.

Alwiati menjelaskan, vaksinasi dan skrining memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. 

"Vaksinasi membantu mencegah infeksi HPV tertentu, sedangkan pemeriksaan HPV DNA dapat mendeteksi keberadaan virus berisiko tinggi yang berkaitan dengan kanker serviks," terangnya.

Dalam pelaksanaan program di lingkungan Pemkot Balikpapan, selain capaian 419 peserta yang telah mendapatkan vaksinasi, terdapat pula 75 peserta baru yang mengikuti program tersebut.

Pemkot Balikpapan berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat meningkatkan kesadaran ASN perempuan terhadap pentingnya perlindungan kesehatan, sekaligus mendorong lebih banyak perempuan memanfaatkan layanan pencegahan kanker serviks.

Melalui vaksinasi, edukasi, dan skrining yang sesuai rekomendasi tenaga kesehatan, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih dini sehingga kualitas kesehatan perempuan di Balikpapan semakin terjaga. (Adv)