Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Dua instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser resmi berubah nama. Yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pembangunan (Bappedalitbang) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar).
Bappedalitbang resmi berubah nama menjadi Badan Perencanaan dan Riset Daerah (Bapperida). Sedangkan Disdamkar berubah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat)
Bupati Paser, dr Fahmi Fadli mengatakan perubahan nomenklatur kedua instansi tersebut, secara substantif mengubah sebagian tugas pokok dan fungsi kedua lembaga.
"Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan pengukuhan resmi sekaligus perluasan tanggung jawab kedua instansi secara menyeluruh,” kata Fahmi, Senin (26/10/2026).
Fahmi menjelaskan, Bapperida harus berperan optimal sebagai lembaga penelitian yang mendukung Bupati dalam menyusun kebijakan, menjaga koordinasi, serta mengarahkan penelitian, pengembangan, kajian, penerapan temuan, penemuan dan inovasi di Paser.
“Bapperida juga menyusun rencana strategis pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi dasar pembangunan daerah,” sebut Fahmi.
Perencanaan di Paser harus didasarkan pada penelitian yang mendalam dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari unsur politik, ahli, masyarakat maupun dari bawah ke atas.
Keputusan pembangunan harus lahir dari data dan riset yang akurat, bukan sekadar dugaan atau kebiasaan menyalin program lama tanpa menilai kebutuhan yang sebenarnya.
Perubahan ini juga menuntut peningkatan kemampuan SDM dalam mengelola penelitian dan data yang besar. Keterbatasan dana dan kesiapan sumber daya manusia tidak boleh membuat transformasi ini hanya menjadi perubahan di atas kertas saja.
Sementara perubahan Disdamkar menjadi Damkarmat harus terasa nyata, mulai dari peran lembaga, cara kerja petugas, hingga kepercayaan masyarakat.
"Tugas penyelamatan sama pentingnya dengan pemadaman kebakaran, termasuk penanganan situasi darurat lain seperti evakuasi hewan liar dan pertolongan kecelakaan lalu lintas," tegas Fahmi.


