Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Warga Berau yang terdampak pemadaman listrik berulang akhirnya mendapat gambaran waktu pemulihan pasokan listrik. Namun, masyarakat masih harus menunggu hingga tujuh hari ke depan sebelum sistem kelistrikan kembali normal.
Kepastian itu disampaikan Manajer PLN UP3 Berau, Erwinton Naibaho, saat menemui massa yang menggelar aksi di depan kantor PLN Berau, Senin (26/10/2026) malam. Dalam pertemuan tersebut, warga meminta kejelasan mengenai penyebab gangguan sekaligus target penyelesaian perbaikan.
Erwinton menjelaskan, PLN tengah berupaya mempercepat penanganan kerusakan pada jaringan transmisi yang menghubungkan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Perbaikan ditargetkan bisa rampung dalam tujuh hari.
“Kalau opsi paling lama, sekitar tujuh hari. Kami tetap mengusahakan secepatnya sementara petugas masih bekerja di lokasi untuk mempercepat penyelesaian,” jelasnya di hadapan massa.
Gangguan tersebut dipicu robohnya salah satu menara transmisi pada jalur interkoneksi Mahakam, tepatnya di ruas Talisayan–Maloy. Kerusakan ini berdampak terhadap pasokan listrik yang masuk ke Berau, sehingga kemampuan pembangkit lokal belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan.
Padahal, sejumlah pembangkit di daerah masih beroperasi, di antaranya PLTD Sambaliung dan PLTU Teluk. Akan tetapi, daya yang tersedia dari pembangkit tersebut belum mampu menutup kekurangan pasokan akibat terganggunya jaringan transmisi.
“Kebutuhan listrik Berau saat beban puncak mencapai sekitar 50 megawatt (MW). Sementara itu, daya yang saat ini dapat disediakan hanya sekitar 37 MW,” jelasnya.
Artinya, terdapat defisit pasokan sebesar 13 MW yang membuat sistem kelistrikan belum mampu melayani seluruh kebutuhan secara normal.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi PLN untuk menjaga pasokan listrik sembari menuntaskan perbaikan jaringan. Di sisi lain, masyarakat berharap proses pemulihan tidak melewati batas waktu yang telah disampaikan, mengingat pemadaman berulang telah mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dengan target perbaikan maksimal tujuh hari, warga kini menanti langkah nyata PLN untuk memulihkan keandalan listrik di Berau. Kepastian waktu tersebut diharapkan diikuti perkembangan penanganan yang jelas hingga pasokan kembali stabil.


