Banner ADV

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 Tersalurkan, Pendaftaran 2027 Dimulai Februari

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026
Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 Tersalurkan, Pendaftaran 2027 Dimulai Februari

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026
Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 Tersalurkan, Pendaftaran 2027 Dimulai Februari  

Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026
Infografis: Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik (BKIT) 2026. Hingga Oktober ini, penyaluran beasiswa stimulan, beasiswa tematik tahap pertama, serta bantuan pendidikan bagi santri dan pondok pesantren telah dilaksanakan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Fathul Alamin, mengatakan penyaluran tahap pertama mencakup beasiswa stimulan untuk jenjang SMA, madrasah, serta perguruan tinggi, termasuk jenjang D4 dan S1.

Sementara itu, bantuan pendidikan bagi santri dan pondok pesantren disalurkan pada 22 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

“Secara umum itu sudah kita salurkan. Pertama, yang stimulan, baik di tingkat SMA, kemudian stimulan prestasi yang di madrasah dan S1, sudah kita salurkan seluruhnya,” ujar Fathul.

Ia menjelaskan, penyaluran beasiswa tematik tahap pertama juga telah dilakukan kepada tiga penerima. Saat ini, program yang masih menyisakan penyaluran tahap berikutnya adalah beasiswa tematik bidang kesehatan.

Dari sisi anggaran, Pemkab Kukar telah menyalurkan sekitar Rp16 miliar untuk beasiswa stimulan dan tematik tahap pertama. Adapun bantuan pendidikan bagi santri dan pondok pesantren mencapai sekitar Rp6,5 miliar.

Dengan demikian, total penyaluran kedua kelompok program tersebut mencapai sekitar Rp22,5 miliar. Angka itu merupakan penjumlahan dari dua alokasi yang disampaikan Fathul.

Untuk kategori beasiswa stimulan santri pondok pesantren, penerimanya terdiri atas tujuh santri tingkat Ula, 16 santri tingkat Wustha, dan delapan santri tingkat Ulya.

Sementara itu, beasiswa stimulan jenjang SMA diberikan kepada 200 penerima. Adapun untuk jenjang D4 dan S1, jumlah penerimanya mencapai 798 orang.

Pada kategori beasiswa tematik, terdapat 10 penerima untuk program di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan tiga penerima pada bidang kesehatan untuk pendidikan dokter umum.

Untuk pelaksanaan BKIT 2027, Pemkab Kukar berencana membuka pendaftaran lebih awal, yakni pada Februari atau paling lambat Maret 2027.

Langkah tersebut dilakukan setelah evaluasi terhadap pelaksanaan pendaftaran tahun ini, yang waktunya beririsan dengan program beasiswa Gratispol milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Fathul, mekanisme pendaftaran Gratispol yang menggunakan data mahasiswa aktif dari perguruan tinggi membuat sebagian calon pendaftar BKIT terkendala ketika kedua program dibuka dalam waktu berdekatan.

Mahasiswa yang telah terdata sebagai calon penerima Gratispol dapat mengalami kendala saat mendaftar BKIT karena sistem menganggap mereka telah masuk dalam program beasiswa provinsi tersebut.

“Untuk tahun 2027 kita sudah rapat koordinasi dengan pihak Pemprov Kaltim. Kita akan buka lebih dahulu. Jadi, disepakati seluruh kabupaten/kota yang punya program beasiswa membuka pendaftaran lebih dulu. Setelah tutup, baru Pemprov yang membuka berikutnya,” jelasnya.

Melalui pengaturan jadwal tersebut, Pemkab Kukar berharap masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mendaftar program beasiswa, baik kategori stimulan maupun tematik.

Fathul menyebutkan, pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan kuota BKIT pada 2027 agar tidak lebih rendah dibandingkan tahun ini. Secara keseluruhan, kuota beasiswa tahun ini berada di kisaran 3.000 penerima.

Selain mengatur jadwal pendaftaran, Pemkab Kukar akan meningkatkan sosialisasi beasiswa tematik bidang kesehatan pada 2027.

Fathul mengungkapkan, dari 156 kuota yang disiapkan untuk bidang kesehatan pada 2026, baru 32 yang terisi hingga saat ini. Program tersebut mencakup pendidikan dokter umum, perawat, bidan, psikologi klinis, hingga dokter spesialis.

Menurutnya, rendahnya jumlah penerima dibandingkan dengan kuota yang tersedia menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah daerah. Padahal, beasiswa tematik kesehatan memiliki sejumlah fasilitas pembiayaan yang ditawarkan kepada penerima.

Program tersebut mencakup pembiayaan penuh biaya kuliah dari semester pertama hingga semester kedelapan, biaya hidup (living cost), serta uang saku. Setelah menyelesaikan pendidikan, penerima juga akan bekerja di tempat yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan program.

“Jadi tahun depan kita akan lagi galakkan sosialisasi untuk yang di sisi tematik kesehatan,” katanya.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Bagian Kesra juga telah berkomunikasi dengan sejumlah mahasiswa. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah berencana menggelar rembuk bersama forum kemahasiswaan guna membahas pola sosialisasi dan pendaftaran yang lebih efektif.

Fathul berharap, melalui evaluasi tersebut, informasi mengenai BKIT dapat tersampaikan secara lebih luas kepada calon penerima sehingga program beasiswa dapat menjangkau masyarakat sesuai dengan sasaran.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan adakan rembuk dengan beberapa teman-teman forum kemahasiswaan. Kita cari pola terbaik agar program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik ini bisa tersampaikan informasinya dengan baik ke semua teman-teman dan tepat sasaran,” tutupnya. (Adv)