Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengusulkan tiga lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan tiga lokasi pembangunan KNMP yang diusulkan ke KKP yakni Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu dan Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam.
Ketiga lokasi pembangunan KNMP yang diusulkan tersebut diharapkan dapat diakomodir pemerintah pusat di 2027 mendatang. “Kami kembali mengusulkan tiga lokasi pembangunan KNPM yakni di Kelurahan Waru, Desa Babulu Laut dan Kelurahan Jenebora untuk tahun anggaran 2027,” kata Andi Traso, Selasa (27/10/2026).
Ia mengungkapkan, tiga lokasi pembangunan KNMP yang diusulkan ke pemerintah pusat tersebut telah memiliki titik aktivitas pendaratan nelayan setempat. “Lokasi yang diusulkan untuk pembangunan KNMP merupakan pusat-pusat kegiatan nelayan,” ujarnya.
Tiga lokasi pembangunan KNMP yang diusulkan ke pemerintah pusat merupakan salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat nelayan setempat.
“Kampung nelayan tidak hanya lengkapi dengan fasilitas seperti cold storage, pabrik es dan fasilitas lainnya. Tetapi, juga untuk mendorong pengolahan hasil perikanan tangkap agar memiliki nilai tambah,” terangnya.
Andi Traso menyatakan pemerintah daerah mengusulkan tiga lokasi untuk pembangunan KNMP di tahun anggaran 2027, setelah KKP menetapkan tiga lokasi pembangunan KNMP di 2026 ini, yakni Kelurahan Nenang dan Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam serta Desa Api-Api, Kelurahan Waru.
“KNMP di Nenang, Tanjung Tengah dan Desa Api-Api sedang dalam tahap pembangunan. Mudah-mudahan tambahan tiga lokasi yang diusulkan direalisasikan di 2027. Pembangunan KNMP merupakan salah satu upaya pemerintah mendorong peningkatan produktivitas ikan tangkap dan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya. (Adv)


