Banner ADV

Bupati Berau Ingatkan Tantangan Generasi Muda Kian Berat, Karakter Jadi Kunci

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2 kali dibaca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Bupati Berau Ingatkan Tantangan Generasi Muda Kian Berat, Karakter Jadi Kunci

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2 kali dibaca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Bupati Berau Ingatkan Tantangan Generasi Muda Kian Berat, Karakter Jadi Kunci

2
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di dampingi sang suami usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Generasi muda Berau dihadapkan pada tantangan masa depan yang semakin kompleks. Karena itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menekankan pentingnya penguatan karakter, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kemampuan membangun komunikasi di tengah keberagaman.

Pesan tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (28/10/2026). Ia mengingatkan, pemuda bukan sekadar generasi penerus, melainkan calon pemimpin yang kelak memegang tanggung jawab besar dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, perubahan zaman akan membawa persoalan dan persaingan yang semakin menantang. Kondisi itu menuntut anak muda untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, kedewasaan dalam bersikap, serta kecakapan berinteraksi dengan berbagai kalangan.

Sri Juniarsih menilai, kualitas generasi muda perlu dibangun sejak dini agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pemuda harus membangun karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya supaya lebih siap menghadapi tantangan zaman yang akan datang,” pesannya.

Selain penguatan karakter, kemampuan bersaing dan menjalin komunikasi yang baik juga menjadi modal penting. Ia berharap pemuda Berau mampu membuka diri terhadap perkembangan, memperluas wawasan, serta membangun hubungan yang positif dengan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah perbedaan latar belakang dan pandangan, generasi muda juga diminta memiliki cara pandang yang dewasa. Keberagaman, menurutnya, bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dijaga demi menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Sri Juniarsih menginginkan pemuda Berau tumbuh menjadi generasi yang tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan, tetapi mampu menjadikannya sebagai ruang untuk saling memahami dan memperkuat persatuan.

Ia pun mengingatkan bahwa estafet kepemimpinan tidak selamanya berada di tangan generasi saat ini. Akan tiba waktunya ketika generasi yang lebih tua mengakhiri masa pengabdian dan memberikan ruang kepada anak muda untuk mengambil peran lebih besar.

“Kelak, kalianlah yang akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang,” ujarnya.

Karena itu, momentum Hari Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan tahunan. Lebih dari itu, menjadi pengingat bagi generasi muda Berau untuk terus mempersiapkan diri, memperkuat kapasitas, dan menumbuhkan karakter agar mampu menjawab tantangan sekaligus membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik. (Adv)