Pemerintah Pusat Diharap Bisa Membantu Pembangunan Tangki Timbun CPO di Pelabuhan Benuo Taka

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemerintah Pusat Diharap Bisa Membantu Pembangunan Tangki Timbun CPO di Pelabuhan Benuo Taka

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemerintah Pusat Diharap Bisa Membantu Pembangunan Tangki Timbun CPO di Pelabuhan Benuo Taka

Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berharap pemerintah pusat membantu mengembangkan Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam. 

Pelabuhan Benuo Taka yang berada dalam Kawasan Industri Buluminung (KIB) telah beroperasi sejak 2017. Pelabuhan milik pemerintah daerah ini lebih banyak melayani pengiriman Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah sawit dan batu bara. 

Namun, Pelabuhan Benuo Taka belum didukung fasilitas memadai untuk mendukung aktivitas bongkar muat barang dan jasa. 

“Pelabuhan Benuo Taka masih memerlukan peningkatan fasilitas untuk mendukung kegiatan pelayanan bongkar muat barang dan jasa. Karena itu, kami berharap nantinya ada dukungan dari pemerintah pusat untuk mengembangkan fasilitas pelabuhan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan, Rabu (28/10/2026). 

Agus Dahlan mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Pelabuhan Benuo Taka cukup banyak disumbangkan dari jasa bongkar muat CPO yang dikirim keluar PPU. 

Untuk mengoptimalkan PAD dan layanan bongkar muat barang dan jasa Pelabuhan Benuo Taka dibutuhkan pembangunan tangki timbun untuk penampungan CPO. Keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah, sehingga pembangunan tangki timbun belum direalisasikan. Karena itu, pemerintah daerah berharap bantuan anggaran pembangunan tangki timbun dari pemerintah pusat. 

“Pembangunan tangki timbun sangat dibutuhkan untuk meningkatkan layanan Pelabuhan Benuo Taka,” ujarnya. 

Agus Dahlan mengungkapkan, sisi darat Pelabuhan Benuo Taka seluas 40 Hektare (Ha) cukup memadai untuk pengembangan fasilitas tangki timbun CPO. 

Pembangunan tangki timbun dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengiriman CPO melalui Pelabuhan Benuo Taka. Selama ini, CPO baru diangkut dari pabrik menggunakan mobil tangki ke Pelabuhan Benuo Taka ketika ada kapal tongkang berlabuh. Hal tersebut akan memperlambat proses pengisian muatan kapal. 

“Kalau fasilitas tangki timbun ada di pelabuhan, CPO bisa ditampung terlebih dahulu. Ketika ada kapal tongkang berlabuh, bisa langsung isi muatan. Jadi, tidak lagi menunggu satu per satu mobil tangki yang mengangkut CPO dari pabrik ke pelabuhan. Hal ini juga akan mendongkrak PAD dari sektor retribusi pelabuhan,” pungkasnya. (Adv)