Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin
SANGATTA – Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terjebak Pinjaman Online (Pinjol) dan utang untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.
Ia meminta pegawai mengelola pendapatan secara bijak agar persoalan keuangan pribadi tidak mengganggu pelaksanaan tugas.
“Jangan sampai ada pegawai yang ketagihan pinjaman online. Kelola keuangan dengan bijak, sesuaikan besar pasak daripada tiang. Fokuslah bekerja dengan tulus dan profesional untuk membangun Kutim,” tegas Ardiansyah usai pengangkatan dan pelantikan PNS di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi.
Menurutnya, kemudahan memperoleh pinjaman perlu diimbangi dengan kemampuan mengatur keuangan dan memperhitungkan kewajiban pembayaran.
Pegawai diharapkan tidak mengambil keputusan keuangan yang justru menambah beban di kemudian hari.
Ardiansyah juga mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan pribadi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ASN dalam menjaga profesionalisme.
Tekanan akibat persoalan utang dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi pegawai dalam menjalankan pekerjaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta aparatur menerapkan pola hidup sesuai kemampuan, membatasi pengeluaran konsumtif, serta mengutamakan kebutuhan berdasarkan pendapatan yang dimiliki.
Pengangkatan menjadi PNS, lanjutnya, harus diikuti dengan komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.
Hak yang diterima sebagai aparatur negara juga harus diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai informasi, sebanyak 214 CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi PNS pada Senin (26/10/2026).
Pada hari yang sama, Ardiansyah juga melantik 225 pegawai ke dalam jabatan fungsional. Berdasarkan data penetapan SK, sebanyak 217 orang mengikuti pengambilan sumpah/janji PNS.
Para aparatur yang baru diangkat dan dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


