Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin
SANGATTA – Sebanyak 1.699 orang menjadi sasaran penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutim.
Untuk memastikan keamanan menu yang disalurkan, Polres Kutim melakukan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety pada Kamis (29/10/2026). Hasil pemeriksaan menyatakan makanan layak dikonsumsi.
Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 07.00 WITA oleh tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), bersama Seksi Pengawasan (Siwas) dan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kutim.
Menu yang diperiksa terdiri atas nasi daun jeruk, ayam saus mentega, tempe goreng, tumis sayur dan buah anggur. Seluruh menu disiapkan dalam dua variasi porsi, yakni porsi kecil dan porsi besar.
Tim melakukan pengujian kimiawi untuk mendeteksi lima parameter, yaitu sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit.
Pemeriksaan juga dilakukan secara organoleptik dengan menilai bentuk, warna, bau dan rasa makanan.
Berdasarkan laporan pemeriksaan, seluruh parameter yang diuji memenuhi persyaratan. Dengan demikian, menu MBG yang diperiksa dinyatakan layak dikonsumsi.
Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah mengatakan, pemeriksaan keamanan pangan diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan dan kualitas.
“Pemeriksaan keamanan pangan ini merupakan langkah penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima MBG layak dikonsumsi. Pengawasan harus dilakukan secara konsisten agar aspek keamanan dan kualitas makanan tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Berdasarkan data kegiatan, sasaran penerima MBG terdiri atas 387 orang di posyandu, 126 orang di TK Bhayangkari, 747 orang di SDN 011 dan 439 orang di SDN 015. Totalnya mencapai 1.699 orang, termasuk peserta didik dan guru.


