Banner ADV

DPMD Kukar Lanjutkan Program Terang Kampungku ke Wilayah Terpencil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca8 kali dibaca
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)  Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMD Kukar Lanjutkan Program Terang Kampungku ke Wilayah Terpencil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca8 kali dibaca
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)  Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMD Kukar Lanjutkan Program Terang Kampungku ke Wilayah Terpencil

8
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)  Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melanjutkan Program Terang Kampungku untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, terutama di wilayah permukiman terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik secara optimal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan secara umum pemenuhan listrik melalui program tersebut telah mencapai 100 persen. Namun, pemerintah masih berupaya menjangkau sejumlah titik permukiman yang lokasinya terpisah dari desa induk atau berada di kawasan terpencil (remote area).

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Sepatin. Di desa tersebut terdapat sejumlah permukiman yang terpisah, seperti Dusun Tanjung Rukang dan Dusun Mangkubur, sehingga membutuhkan penanganan tersendiri untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

“Secara pemenuhan untuk seluruh wilayah itu sudah 100 persen. Nah, kami ulang itu untuk memenuhi spot-spot yang masih remote area, yaitu wilayah permukiman yang terpisah dari desa induknya,” ujar Arianto. Jumat (30/10/2026)

Ia menjelaskan, pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah tersebut dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan energi surya. Saat ini, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal tengah berlangsung di Desa Sepatin.

Selanjutnya, pemerintah juga akan menyasar permukiman lain yang lokasinya terpisah agar masyarakat di kawasan tersebut bisa menikmati akses listrik.

Menurut Arianto, pembangunan PLTS Komunal secara keseluruhan telah mencapai 100 persen. Meski demikian, kapasitas daya listrik yang tersedia saat ini masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, ke depan DPMD Kukar berharap dapat melakukan peningkatan kapasitas pembangkit apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.

“Kalau kelas komunal sudah 100 persen untuk pembangunannya. Tapi daya yang tersedia untuk kebutuhan masyarakat masih kurang. Kemungkinan ketika keuangan daerah memungkinkan, kita akan melakukan peningkatan kapasitas sehingga masyarakat bisa mendapatkan pasokan listrik yang cukup,” jelasnya.

Melalui upaya tersebut, Pemkab Kukar berharap pemerataan akses listrik tidak hanya menjangkau pusat desa, tetapi juga permukiman terpencil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pasokan energi. (Adv)