Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan rangkaian kegiatan Kukar Festival tetap berlanjut pada 2027, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.
Program yang menjadi bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik tersebut dinilai memiliki dampak penting terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan kalender event kabupaten untuk 2027. Penyusunan agenda tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kegiatan yang tetap dilaksanakan tahun depan.
Menurutnya, Pemkab Kukar telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyusun dan merampungkan daftar kegiatan. Setelah itu, seluruh agenda akan diverifikasi kembali sebelum ditetapkan.
“Kemarin kami sudah minta untuk clear agenda tahun 2027, kalender event Kabupaten itu apa saja dan kami akan verifikasi kembali. Kami pastikan event-event Kukar Festival akan tetap berjalan, terutama yang masuk dalam Program Kukar Idaman Terbaik,” ujarnya.
Rendi menegaskan, efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pelaksanaan festival. Penyesuaian anggaran maupun skala kegiatan masih dimungkinkan, tetapi keberlangsungannya harus tetap dijaga sesuai misi awal program.
“Efisiensi boleh menjadi momen penurunan kapasitas atau grade, tapi tidak boleh menjadi penghalang untuk tidak menjalankan Kukar Festival, karena itu sumber penghidupan ekonomi juga,” tegasnya.
Ia mencontoh keberhasilan pelaksanaan Pesta Laut yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Menurutnya, respons positif tersebut menunjukkan kegiatan festival memiliki daya tarik sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi warga.
“Wah, luar biasa. Ini harus terjadi lagi di 20 kecamatan di Kukar, khususnya Tenggarong,” katanya.
Dari sejumlah agenda yang disiapkan, Rendi menyebut Festival Erau menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan pada 2027. Bahkan, pemerintah daerah ingin penyelenggaraannya tahun depan lebih meriah dibandingkan sebelumnya.
Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan posisi Erau dalam Kalender Event Nasional (KEN). Sebab, untuk masuk dalam kalender tersebut membutuhkan proses dan perjuangan panjang.
“Pastinya Erau yang pertama, itu wajib tahun depan. Itu harus lebih meriah dan tetap masuk KEN. Masuk KEN itu susah, artinya perjuangannya panjang, jadi harus tetap masuk KEN,” pungkasnya.
Pemkab Kukar berharap keberlanjutan Kukar Festival dapat menjaga daya tarik pariwisata daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang, dan masyarakat yang terlibat dalam setiap penyelenggaraan kegiatan. (Adv)


