Produksi Ikan Rucah Melimpah, Bapelitbang PPU : Berpotensi Pengembangan Usaha Pengolahan Tepung Ikan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca8 kali dibaca
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Produksi Ikan Rucah Melimpah, Bapelitbang PPU : Berpotensi Pengembangan Usaha Pengolahan Tepung Ikan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca8 kali dibaca
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Produksi Ikan Rucah Melimpah, Bapelitbang PPU : Berpotensi Pengembangan Usaha Pengolahan Tepung Ikan

8
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Ikan rucah hasil tangkap nelayan pesisir Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin

PENAJAM- Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menilai sektor perikanan memiliki potensi pengembangan ekonomi masyarakat dan daerah, khususnya produksi ikan rucah atau ikan non konsumsi cukup besar untuk dikmebangkan menjadi produk tepung ikan. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embongbulan mengatakan, berdasarkan data Dinas Perikanan PPU bahwa produksi ikan rucah di Benuo Taka mencapai 120 ribu ton per tahun. 

Tingginya hasil tangkap ikan rucah oleh nelayan di Benuo Taka memiliki potensi untuk pengembangan pabrik pengolahan tepung ikan. 

“Produksi ikan rucah di PPU cukup tinggi, ini berpotensi menjadi peluang pengembangan ekonomi bagi daerah,” kata Ade Rianto, Senin (2/11/2026). 

Ade Rianto menyatakan, tinggi produksi ikan rucah di Benuo Taka membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan pabrik pengolahan tepung ikan di PPU. 

“Kami mendorong pengusaha lokal untuk memanfaatkan peluang usaha pengolahan tepung ikan. Karena produksi ikan rucah cukup tinggi,” terangnya. 

Ade Rianto menyatakan, Bapelitbang PPU akan melakukan kajian terhadap potensi sektor perikanan, khususnya ikan rucah yang menjadi bahan baku tepung ikan. Kajian perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian peluang usaha dengan ketersediaan bahan baku. 

“Kajian ini menjadi pertimbangan bagi pengusaha yang hendak berinvestasi dalam pengolahan tepung ikan. Karena, pengusaha memerlukan pertimbangan kelayakan ekonomi dan keberlanjutan kegiatan usaha,” terangnya. 

Ade Rianto menekankan, pengusaha yang ada di Benuo Taka harus menangkap peluang pengembangan pengolahan tepung ikan. Karena, produksi ikan rucah di PPU cukup besar. Pengusaha juga bisa mengembangkan usaha pengolahan pakan ternak unggas dan pakan ikan. 

“Industri pengolahan tepung ikan dan pakan ternak tidak mesti harus berskala besar sepanjang didukung hasil kajian dan perhitungan kebutuhan pasar,” pungkasnya. (Adv)